KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menegaskan pentingnya transparansi dan pengawasan ketat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menjadi perbincangan publik di Samarinda. Sejumlah orang tua murid mengeluhkan potensi risiko makanan tidak aman serta distribusi yang tidak terkendali.
Sekretaris Komisi IV, M. Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan seluruh tahapan pelaksanaan MBG memenuhi standar kesehatan.
“Pemerintah perlu memastikan pengelolaan program ini benar-benar baik, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga pengawasan di sekolah. Semua tahapan harus transparan dan memenuhi standar kesehatan,” tegasnya.
Menurut Darlis, kontrol sistematis harus diberlakukan untuk mencegah terjadinya masalah kualitas ataupun kasus kontaminasi makanan. Pemerintah provinsi dan kota diminta menyusun mekanisme yang jelas serta melibatkan pihak sekolah secara langsung.
Komisi IV juga menilai bahwa sistem pengawasan kolaboratif, yang melibatkan tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat, menjadi syarat agar pelaksanaan program berjalan aman dan dapat diterima publik.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












