KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menekankan bahwa pemberian insentif bagi pengawas madrasah tidak sekadar soal efisiensi anggaran, tetapi menyangkut keadilan dan aspek kemanusiaan dalam dunia pendidikan.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyebut bahwa seluruh pengawas menjalankan tugas berat dalam memastikan mutu pendidikan. Namun, hanya pengawas dari Dinas Pendidikan yang menerima insentif provinsi.
“Namanya insentif, bukan tunjangan, jadi secara regulasi tidak masalah. Guru-guru madrasah dan guru-guru PAI bisa menerima insentif dari provinsi. Hanya pengawas Kemenag yang tertinggal. Kami meminta agar ada anggaran tambahan agar posisi mereka setara dengan pengawas dari dinas,” ucapnya.
Komisi IV memastikan akan mengawal proses penganggaran agar kebijakan ini masuk dalam prioritas pemerintah provinsi. Menurut DPRD, penyetaraan insentif akan memberikan motivasi lebih bagi pengawas dalam menjalankan tugas di lapangan.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












