KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Dorongan agar Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) membuka informasi publik mengenai perbaikan fender Jembatan Mahakam I terus menguat. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Abdul Giaz, menilai minimnya komunikasi selama ini membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap lembaga pemerintah maupun legislatif.
Sebelumnya, Giaz menjelaskan bahwa perusahaan yang bertanggung jawab atas insiden tabrakan sudah menyatakan kesediaannya membiayai keseluruhan proses perbaikan. Namun, tanpa keterbukaan informasi, publik tidak dapat mengetahui sejauh mana mekanisme tersebut telah berjalan.
“Jika perusahaan sudah membayar dan proses sedang berjalan, mengapa publik tidak diberi tahu? Kenapa tidak diumumkan secara resmi?” jelasnya, Kamis (27/11/2025).
Ia menilai, pengumuman resmi dan penyampaian perkembangan proyek secara berkala menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah sekaligus upaya meredam persepsi negatif dari masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Giaz mengusulkan peninjauan lapangan bersama BBPJN, DPRD Kaltim, dan awak media. Menurutnya, dokumentasi langsung dari lokasi dapat menjadi bentuk edukasi publik sekaligus memastikan transparansi berjalan optimal.
“Ini bukan sekadar teknis perbaikan. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa negara hadir dan bekerja,” tutupnya.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












