KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan perencanaan pendidikan jangka menengah yang lebih sistematis. Dorongan ini muncul sebagai respons atas pola pembangunan sektor pendidikan yang dinilai masih bersifat reaktif.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menegaskan bahwa pendekatan responsif semata tidak boleh terus menjadi pola kerja pemerintah. Menurutnya, kebutuhan pendidikan harus disusun berdasarkan identifikasi menyeluruh agar tidak menimbulkan ketimpangan antarwilayah.
“Kita tidak boleh terus bekerja seperti pemadam kebakaran, bergerak hanya karena ada permintaan mendesak. Pendidikan harus direncanakan dengan matang dan terukur,” tegasnya.
Andi menilai pembangunan unit sekolah baru selama ini masih mengikuti tekanan kebutuhan di lapangan tanpa perencanaan jangka panjang yang kuat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mengubah pendekatan tersebut untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












