Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 14:26 WITA ·

DPRD Kaltim Minta Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat untuk Tekan Stunting


 Agusriansyah Ridwan menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur Perbesar

Agusriansyah Ridwan menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Upaya penurunan stunting di Kalimantan Timur dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat. DPRD Kaltim menyampaikan bahwa penyelesaian masalah tersebut tidak dapat bertumpu hanya pada intervensi kesehatan, tetapi harus didukung aspek pendidikan, sosial, dan pemberdayaan keluarga.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menekankan perlunya strategi terpadu yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan menekan angka stunting hanya dapat dicapai melalui kerja bersama yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Agusriansyah mengatakan bahwa stagnasi penurunan prevalensi di Kaltim perlu dijadikan “alarm” bagi pemerintah daerah. Selain berdampak pada kesehatan anak, indikator ini juga menentukan bagaimana pemerintah pusat menilai efektivitas pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa kabupaten/kota harus memastikan program berjalan tepat sasaran, terutama pada keluarga miskin dan wilayah yang masih mengalami hambatan akses layanan kesehatan ibu dan anak.

DPRD Kaltim mendorong agar program intervensi gizi spesifik diperluas, termasuk edukasi pola asuh, pendampingan ibu hamil, serta pemeriksaan berkala bagi balita. Sinergi antara dinas kesehatan, dinas pendidikan, serta instansi sosial juga dianggap sebagai kunci keberhasilan.

“Daerah harus lebih aktif dan konsisten dalam memperluas intervensi, bukan hanya menjalankan program, tapi memastikan langkahnya efektif,” tegasnya.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH