Menu ✖

Mode Gelap
Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara

BERITA DAERAH · 8 Des 2025 10:45 WITA ·

DPRD Kaltim Minta Pendidikan Politik Masuk Kurikulum SMP–SMA demi Bentuk Generasi Kritis


 Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono Perbesar

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menegaskan perlunya pendidikan politik sejak usia sekolah sebagai langkah membangun generasi yang lebih sadar dan terlibat dalam proses demokrasi. Gagasan ini disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, yang menilai pemahaman politik harus diperkenalkan lebih awal dan tidak hanya menyasar kelompok mahasiswa.

Sapto mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia dalam dunia politik masih belum merata, sehingga politik kerap gagal melahirkan kebijakan yang bermartabat dan tepat sasaran.

“Kalau kualitas politiknya buruk, bagaimana bisa kesejahteraan sosial yang baik terwujud?” tegasnya.

Ia menyebut bahwa politisi idealnya memahami nilai kebangsaan dan mampu menerjemahkannya ke dalam kebijakan publik. Namun, kondisi itu belum sepenuhnya tampak di lapangan karena minimnya pemahaman dasar tentang politik sejak usia dini.

Untuk itu, Sapto mendorong perluasan penerapan Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 tentang pembinaan wawasan politik bagi masyarakat. Ia menilai pembelajaran politik tidak boleh hanya berlangsung di perguruan tinggi, tetapi juga di jenjang SMP dan SMA, dengan pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa politik harus dipahami sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan bersama, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Masyarakat perlu tahu apa itu politik, bagaimana berpolitik secara etis, dan bagaimana politik menjadi alat untuk menciptakan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Menurut Sapto, bila pendidikan politik diperkuat sejak dini, maka akan lahir generasi yang kritis, partisipatif, dan mampu mengawal kebijakan publik secara konstruktif. Dengan begitu, pembangunan sosial di Kalimantan Timur bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

ADV DPRD Kaltim

Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Karang Taruna Kaltim Perkuat Dukungan Relawan Karhutla, Posko dan Logistik Disalurkan

21 September 2026 - 14:00 WITA

Bupati Kukar Pastikan Dukungan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Terus Diperkuat

21 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH