Menu

Mode Gelap
Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Otorita IKN Gelar Simulasi Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Niño 2026 Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

BERITA DAERAH · 8 Des 2025 10:45 WITA ·

DPRD Kaltim Minta Pendidikan Politik Masuk Kurikulum SMP–SMA demi Bentuk Generasi Kritis


 Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono Perbesar

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menegaskan perlunya pendidikan politik sejak usia sekolah sebagai langkah membangun generasi yang lebih sadar dan terlibat dalam proses demokrasi. Gagasan ini disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, yang menilai pemahaman politik harus diperkenalkan lebih awal dan tidak hanya menyasar kelompok mahasiswa.

Sapto mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia dalam dunia politik masih belum merata, sehingga politik kerap gagal melahirkan kebijakan yang bermartabat dan tepat sasaran.

“Kalau kualitas politiknya buruk, bagaimana bisa kesejahteraan sosial yang baik terwujud?” tegasnya.

Ia menyebut bahwa politisi idealnya memahami nilai kebangsaan dan mampu menerjemahkannya ke dalam kebijakan publik. Namun, kondisi itu belum sepenuhnya tampak di lapangan karena minimnya pemahaman dasar tentang politik sejak usia dini.

Untuk itu, Sapto mendorong perluasan penerapan Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 tentang pembinaan wawasan politik bagi masyarakat. Ia menilai pembelajaran politik tidak boleh hanya berlangsung di perguruan tinggi, tetapi juga di jenjang SMP dan SMA, dengan pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa politik harus dipahami sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan bersama, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Masyarakat perlu tahu apa itu politik, bagaimana berpolitik secara etis, dan bagaimana politik menjadi alat untuk menciptakan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Menurut Sapto, bila pendidikan politik diperkuat sejak dini, maka akan lahir generasi yang kritis, partisipatif, dan mampu mengawal kebijakan publik secara konstruktif. Dengan begitu, pembangunan sosial di Kalimantan Timur bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

ADV DPRD Kaltim

Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Gelar Simulasi Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Niño 2026

10 Juli 2026 - 17:00 WITA

Disdikbud Kukar Libatkan Koperasi Sekolah Salurkan Seragam Gratis

9 Juli 2026 - 16:00 WITA

Pemkab Kukar Gandeng Telkom University Siapkan Konsep Internet Desa Gratis

9 Juli 2026 - 15:00 WITA

Disdikbud Kukar Bertahap Isi Kekosongan Kepala Sekolah, Rekrutmen ASN Jadi Solusi Jangka Panjang

9 Juli 2026 - 14:00 WITA

127 Kepala Sekolah Dan 93 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik di Kukar

9 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH