Menu

Mode Gelap
Kabel Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Rawan Bahaya Rusdi: Jargas Aman dan Ringankan Beban Warga Reses di Sambutan, Rusdi Tampung Aspirasi dan Soroti Penurunan APBD Cekcok Kerja Berujung Kapak, Pria di Muara Muntai Luka Robek di Kepala Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Sambut Perpindahan ASN

BERITA DAERAH · 8 Des 2025 10:45 WITA ·

DPRD Kaltim Minta Pendidikan Politik Masuk Kurikulum SMP–SMA demi Bentuk Generasi Kritis


 Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono Perbesar

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menegaskan perlunya pendidikan politik sejak usia sekolah sebagai langkah membangun generasi yang lebih sadar dan terlibat dalam proses demokrasi. Gagasan ini disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, yang menilai pemahaman politik harus diperkenalkan lebih awal dan tidak hanya menyasar kelompok mahasiswa.

Sapto mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia dalam dunia politik masih belum merata, sehingga politik kerap gagal melahirkan kebijakan yang bermartabat dan tepat sasaran.

“Kalau kualitas politiknya buruk, bagaimana bisa kesejahteraan sosial yang baik terwujud?” tegasnya.

Ia menyebut bahwa politisi idealnya memahami nilai kebangsaan dan mampu menerjemahkannya ke dalam kebijakan publik. Namun, kondisi itu belum sepenuhnya tampak di lapangan karena minimnya pemahaman dasar tentang politik sejak usia dini.

Untuk itu, Sapto mendorong perluasan penerapan Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 tentang pembinaan wawasan politik bagi masyarakat. Ia menilai pembelajaran politik tidak boleh hanya berlangsung di perguruan tinggi, tetapi juga di jenjang SMP dan SMA, dengan pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif.

Selain itu, ia menegaskan bahwa politik harus dipahami sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan bersama, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Masyarakat perlu tahu apa itu politik, bagaimana berpolitik secara etis, dan bagaimana politik menjadi alat untuk menciptakan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Menurut Sapto, bila pendidikan politik diperkuat sejak dini, maka akan lahir generasi yang kritis, partisipatif, dan mampu mengawal kebijakan publik secara konstruktif. Dengan begitu, pembangunan sosial di Kalimantan Timur bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

ADV DPRD Kaltim

Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kabel Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Rawan Bahaya

12 Februari 2026 - 10:00 WITA

Rusdi: Jargas Aman dan Ringankan Beban Warga

12 Februari 2026 - 09:00 WITA

Reses di Sambutan, Rusdi Tampung Aspirasi dan Soroti Penurunan APBD

12 Februari 2026 - 08:00 WITA

Wagub Kaltim Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Dukungan Pemprov terhadap Pelestarian Budaya

9 Februari 2026 - 15:00 WITA

Bupati Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Peran Kesultanan sebagai Penjaga Moral dan Marwah Daerah

9 Februari 2026 - 14:00 WITA

Wabup Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Dorong Penguatan Pelestarian Budaya Daerah

9 Februari 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH