KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Operasi Pekat yang menguak adanya kembali aktivitas prostitusi terselubung di Samarinda membuat DPRD Kalimantan Timur menegaskan perlunya penertiban yang lebih konsisten dan terarah. Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda, Subandi, menyatakan bahwa persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan regulasi, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat, khususnya pelajar.
Menurutnya, lokasi-lokasi yang terjaring razia berada di jalur yang setiap hari dilewati anak sekolah. Ia menilai potensi dampak moral bagi generasi muda tidak boleh dipandang remeh.
“Kasihan anak-anak kita. Tiap hari lewat sana dan melihat hal-hal yang tidak baik. Harus ada tindakan konkret, ditutup, dan tidak ada toleransi,” ujarnya.
Subandi memastikan DPRD Kaltim siap memperkuat koordinasi dengan Pemkot Samarinda dan Satpol PP untuk memastikan penertiban berjalan konsisten dan tidak hanya bersifat reaktif. Ia berharap langkah terpadu ini dapat mencegah praktik ilegal kembali muncul.
DPRD menilai bahwa penertiban perlu dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat operasi tertentu, agar kawasan rawan benar-benar steril dari aktivitas yang melanggar hukum.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












