Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 15:00 WITA ·

DPRD Kaltim Sambut Positif Aspirasi Publik Soal Keberatan Pemotongan Dana, Firnadi: Masyarakat Punya Hak Suara


 Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyatakan bahwa suara masyarakat yang ikut menolak rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang harus dihargai. Menurutnya, aspirasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap masa depan pembangunan di Kaltim.

Firnadi menjelaskan bahwa Gubernur Kaltim sebelumnya telah menyampaikan langsung keberatan terkait rencana pemotongan dana tersebut kepada pemerintah pusat. Upaya itu disampaikan melalui pertemuan dengan kementerian terkait untuk menyampaikan dampak yang berpotensi terjadi, termasuk risiko perlambatan pembangunan di berbagai sektor.

Karena itu, ketika masyarakat juga ikut menyuarakan keberatan yang sama, DPRD menilai langkah tersebut sangat positif. Firnadi menyebut bahwa dukungan publik memperkuat posisi pemerintah daerah dan legislatif dalam memperjuangkan kepentingan Kaltim di tingkat pusat.

“Ketika masyarakat bergerak untuk menyuarakan hal yang sama, itu menunjukkan bahwa persoalan ini dirasakan bersama. DPR menyambut positif dukungan itu,” ujar Firnadi, Kamis (26/11/2025).

Ia menambahkan, pemotongan dana transfer akan berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan masyarakat dinilai penting untuk menunjukkan bahwa keberatan ini bukan hanya kepentingan pemerintah daerah, melainkan kepentingan seluruh warga Kaltim.

Firnadi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali rencana tersebut, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi daerah dapat tersampaikan dengan lebih komprehensif.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH