Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 15:00 WITA ·

DPRD Kaltim Sambut Positif Aspirasi Publik Soal Keberatan Pemotongan Dana, Firnadi: Masyarakat Punya Hak Suara


 Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyatakan bahwa suara masyarakat yang ikut menolak rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang harus dihargai. Menurutnya, aspirasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap masa depan pembangunan di Kaltim.

Firnadi menjelaskan bahwa Gubernur Kaltim sebelumnya telah menyampaikan langsung keberatan terkait rencana pemotongan dana tersebut kepada pemerintah pusat. Upaya itu disampaikan melalui pertemuan dengan kementerian terkait untuk menyampaikan dampak yang berpotensi terjadi, termasuk risiko perlambatan pembangunan di berbagai sektor.

Karena itu, ketika masyarakat juga ikut menyuarakan keberatan yang sama, DPRD menilai langkah tersebut sangat positif. Firnadi menyebut bahwa dukungan publik memperkuat posisi pemerintah daerah dan legislatif dalam memperjuangkan kepentingan Kaltim di tingkat pusat.

“Ketika masyarakat bergerak untuk menyuarakan hal yang sama, itu menunjukkan bahwa persoalan ini dirasakan bersama. DPR menyambut positif dukungan itu,” ujar Firnadi, Kamis (26/11/2025).

Ia menambahkan, pemotongan dana transfer akan berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan masyarakat dinilai penting untuk menunjukkan bahwa keberatan ini bukan hanya kepentingan pemerintah daerah, melainkan kepentingan seluruh warga Kaltim.

Firnadi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali rencana tersebut, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi daerah dapat tersampaikan dengan lebih komprehensif.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH