Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 26 Nov 2025 15:00 WITA ·

DPRD Kaltim Sambut Positif Aspirasi Publik Soal Keberatan Pemotongan Dana, Firnadi: Masyarakat Punya Hak Suara


 Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa penolakan masyarakat terhadap rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang patut dihargai.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyatakan bahwa suara masyarakat yang ikut menolak rencana pemotongan dana transfer ke daerah merupakan bentuk partisipasi publik yang harus dihargai. Menurutnya, aspirasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap masa depan pembangunan di Kaltim.

Firnadi menjelaskan bahwa Gubernur Kaltim sebelumnya telah menyampaikan langsung keberatan terkait rencana pemotongan dana tersebut kepada pemerintah pusat. Upaya itu disampaikan melalui pertemuan dengan kementerian terkait untuk menyampaikan dampak yang berpotensi terjadi, termasuk risiko perlambatan pembangunan di berbagai sektor.

Karena itu, ketika masyarakat juga ikut menyuarakan keberatan yang sama, DPRD menilai langkah tersebut sangat positif. Firnadi menyebut bahwa dukungan publik memperkuat posisi pemerintah daerah dan legislatif dalam memperjuangkan kepentingan Kaltim di tingkat pusat.

“Ketika masyarakat bergerak untuk menyuarakan hal yang sama, itu menunjukkan bahwa persoalan ini dirasakan bersama. DPR menyambut positif dukungan itu,” ujar Firnadi, Kamis (26/11/2025).

Ia menambahkan, pemotongan dana transfer akan berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan masyarakat dinilai penting untuk menunjukkan bahwa keberatan ini bukan hanya kepentingan pemerintah daerah, melainkan kepentingan seluruh warga Kaltim.

Firnadi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali rencana tersebut, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih luas agar aspirasi daerah dapat tersampaikan dengan lebih komprehensif.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH