Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

BERITA DAERAH · 6 Des 2025 08:01 WITA ·

DPRD Kaltim Soroti Kerusakan Parah Ruas Poros Kelay–Labanan: Mobilitas Warga Lumpuh, Risiko Kecelakaan Meningkat


 DPRD Kaltim Soroti Kerusakan Parah Ruas Poros Kelay–Labanan: Mobilitas Warga Lumpuh, Risiko Kecelakaan Meningkat Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Kerusakan berat yang melanda ruas jalan poros Kelay–Labanan di Kabupaten Berau memicu perhatian serius dari DPRD Kalimantan Timur. Jalur yang menjadi penghubung utama Berau—Kutai Timur—Samarinda itu kini berada dalam kondisi terburuknya dan memicu keluhan luas dari masyarakat.

Keluhan memuncak pada Sabtu (22/11/2025), saat warga melaporkan sejumlah titik jalan mengalami pergeseran badan jalan, longsor, hingga lubang besar yang tersebar di banyak lokasi. Pada malam hari, situasi menjadi jauh lebih berbahaya.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, mengungkapkan kondisi lapangan yang sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kalau malam, risikonya lebih besar. Banyak kendaraan tergelincir karena tanjakan, turunan, dan lubang-lubang yang tidak terlihat jelas,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Akibat kondisi ini, banyak warga memilih hanya bepergian pada siang hari. Sopir truk hingga pengangkut logistik juga terpaksa berhenti lama untuk menunggu kendaraan lain melalui titik-titik rawan karena satu kesalahan kecil dapat membuat kendaraan terperosok.

Di berbagai platform media sosial, keluhan masyarakat turut bermunculan, memperlihatkan skala kerusakan yang dinilai sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

Syarifatul membenarkan hal tersebut.

“Keadaannya memang parah. Tidak bisa lagi ditunda,” tuturnya.

Dari laporan yang dihimpun DPRD, sekitar 140,4 kilometer ruas jalan mengalami kerusakan berat, ditambah 21,08 kilometer kerusakan kategori ringan. Kondisi ini secara langsung berdampak pada mobilitas warga, pengiriman logistik, serta aktivitas ekonomi yang bergantung pada jalur vital tersebut.

Ruas ini merupakan jalur distribusi hasil perkebunan, pertanian, hingga komoditas tambang dari wilayah selatan Berau menuju Samarinda.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027

11 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

11 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Jelang Dibuka, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Teras Samarinda II Diperiksa Total

11 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bankeu Kaltim 2027 Terancam Dihapus, DPRD Minta Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Fiskal

10 Agustus 2026 - 18:00 WITA

HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana, DPRD Pilih Perkuat Kegiatan Sosial

10 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH