Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 1 Des 2025 16:15 WITA ·

DPRD Kaltim Ungkap Ketimpangan Infrastruktur Dasar di Berbagai Daerah pada Laporan Reses 2025


 Anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman, mengungkap sejumlah keluhan masyarakat terkait belum meratanya infrastruktur dasar di berbagai kabupaten/kota. Perbesar

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman, mengungkap sejumlah keluhan masyarakat terkait belum meratanya infrastruktur dasar di berbagai kabupaten/kota.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Hasil reses masa sidang III Tahun 2025 yang dipublikasikan DPRD Kaltim mengungkap sejumlah keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur dasar yang belum merata di banyak kabupaten/kota. Keluhan paling mencolok meliputi kondisi jalan lingkungan, sistem drainase, banjir, distribusi air bersih, dan ketiadaan jaringan internet di daerah terpencil.

“Semenisasi di beberapa ruas jalan lingkungan pemukiman dan akses menuju jalan utama, pembuatan dan perbaikan drainase, normalisasi sungai, penurapan jalan-jalan yang rawan longsor, dan pembuatan gorong-gorong untuk mengatasi persoalan banjir.” Ujar Sayid Muziburrachman, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Senin (1/12/2025)

Keluhan mencakup wilayah seperti Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau. Selain jalan dan drainase, distribusi air bersih juga menjadi sorotan di beberapa lokasi air masih keruh, dan jaringan pipa sekunder belum menjangkau seluruh kawasan.

Tak kalah penting, banyak warga di daerah terpencil mendesak perluasan jaringan internet sebagai bagian dari akses informasi dan layanan publik modern.

Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun program pendidikan terus berjalan, problem dasar infrastruktur dan layanan publik masih jauh dari tuntas dan menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH