KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Hasil reses masa sidang III Tahun 2025 yang dipublikasikan DPRD Kaltim mengungkap sejumlah keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur dasar yang belum merata di banyak kabupaten/kota. Keluhan paling mencolok meliputi kondisi jalan lingkungan, sistem drainase, banjir, distribusi air bersih, dan ketiadaan jaringan internet di daerah terpencil.
“Semenisasi di beberapa ruas jalan lingkungan pemukiman dan akses menuju jalan utama, pembuatan dan perbaikan drainase, normalisasi sungai, penurapan jalan-jalan yang rawan longsor, dan pembuatan gorong-gorong untuk mengatasi persoalan banjir.” Ujar Sayid Muziburrachman, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Senin (1/12/2025)
Keluhan mencakup wilayah seperti Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau. Selain jalan dan drainase, distribusi air bersih juga menjadi sorotan di beberapa lokasi air masih keruh, dan jaringan pipa sekunder belum menjangkau seluruh kawasan.
Tak kalah penting, banyak warga di daerah terpencil mendesak perluasan jaringan internet sebagai bagian dari akses informasi dan layanan publik modern.
Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun program pendidikan terus berjalan, problem dasar infrastruktur dan layanan publik masih jauh dari tuntas dan menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah.
ADV DPRD Kaltim Pewarta : Axel Editor : Fairuzzabady @2025












