KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — DPRD Kalimantan Timur memastikan akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap infrastruktur publik yang terdampak oleh rencana pembukaan rute penerbangan internasional Kuala Lumpur–Samarinda. Peningkatan mobilitas masyarakat dinilai akan memengaruhi banyak sektor, mulai dari kesehatan, transportasi, hingga layanan publik.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, menilai bahwa rute internasional merupakan peluang besar bagi daerah, namun harus diimbangi dengan kesiapan berbagai fasilitas di lapangan.
“Pengawasan DPRD akan terus dilakukan untuk memastikan fasilitas kesehatan, sarana transportasi, dan infrastruktur pendukung lainnya siap menghadapi arus mobilitas baru akibat ekspansi rute internasional,” tegasnya.
Ia mengatakan pengawasan tersebut mencakup kesiapan sistem layanan di Bandara APT Pranoto, kondisi jalan menuju bandara, kesiapan transportasi lanjutan, serta kualitas pelayanan publik yang akan terpengaruh dengan meningkatnya arus keluar masuk penumpang internasional.
DPRD juga mengingatkan bahwa mobilitas internasional akan menuntut peningkatan keamanan dan pengawasan pada berbagai titik layanan publik agar pelayanan tetap optimal dan tidak terjadi hambatan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Menurutnya, jika seluruh fasilitas pendukung siap, maka rute internasional dapat menjadi titik awal transformasi konektivitas Kaltim menuju level yang lebih tinggi.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












