Menu ✖

Mode Gelap
Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

BERITA DAERAH · 23 Jul 2026 16:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak


 Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mendorong Pemkot Samarinda menyusun kebijakan terpadu guna mewujudkan Kota Layak Anak melalui penguatan layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan fasilitas publik yang ramah anak. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mendorong Pemkot Samarinda menyusun kebijakan terpadu guna mewujudkan Kota Layak Anak melalui penguatan layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan fasilitas publik yang ramah anak. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mendorong Pemerintah Kota Samarinda menyusun kebijakan yang lebih komprehensif untuk mewujudkan Kota Layak Anak. Menurutnya, persoalan pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan fasilitas publik ramah anak harus ditangani secara terintegrasi melalui regulasi dan perencanaan pembangunan.

Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026). Sri Puji mengatakan DPRD tengah menyiapkan berbagai rekomendasi yang dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwali) guna memperkuat pemenuhan hak anak di Samarinda.

“Kami ingin ada kebijakan yang benar-benar menjamin terpenuhinya hak-hak anak,” ujarnya.

Ia menyoroti persoalan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang setiap tahun memunculkan polemik. Menurutnya, masalah utama bukan hanya keterbatasan daya tampung, tetapi juga masih adanya ketimpangan persepsi masyarakat terhadap kualitas sekolah negeri.

Sri Puji mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat ratusan kursi kosong di sejumlah SMP negeri karena calon peserta didik lebih memilih sekolah yang dianggap favorit.

“Kursinya tersedia, tetapi sekolah-sekolah tertentu masih kurang diminati,” katanya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, melengkapi sarana dan prasarana sekolah, serta memperbaiki akses transportasi menuju sekolah yang berada di kawasan pinggiran.

Selain sektor pendidikan, Sri Puji menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan permukiman dengan penyediaan fasilitas dasar, seperti PAUD, sekolah, puskesmas, ruang bermain ramah anak, dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

Ia juga meminta perhatian lebih terhadap layanan kesehatan anak sejak masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), termasuk upaya pencegahan stunting, pemenuhan gizi, serta jaminan layanan kesehatan.

Tak hanya itu, Sri Puji menyoroti masih terbatasnya guru pendamping khusus bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pengembangan sekolah inklusif agar seluruh anak memperoleh layanan pendidikan yang setara.

Melalui kebijakan yang terintegrasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, DPRD berharap Samarinda mampu menjadi kota yang aman, nyaman, inklusif, dan benar-benar ramah bagi tumbuh kembang anak.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady 
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH