Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Perkuat Hunian Ramah Pekerja Perempuan, Ciptakan Lingkungan Aman dan Inklusif Basuki Tegaskan IKN Dibangun dengan Konsep Rewilding, Target 65 Persen Wilayah Tetap Hijau Raperda Sempadan Sungai Samarinda Hampir Rampung, DPRD Pastikan Penataan Tetap Lindungi Hak Warga DPRD Samarinda Soroti Ketimpangan Fasilitas Sekolah, Minta Pemerataan Pendidikan Hingga Wilayah Pinggiran DPRD Samarinda Dorong Relokasi Terminal Penumpang ke Palaran, Diyakini Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

BERITA DAERAH · 30 Jul 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Dorong Relokasi Terminal Penumpang ke Palaran, Diyakini Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru


 Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno, menilai rencana relokasi terminal pelabuhan penumpang ke Palaran berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, meningkatnya mobilitas penumpang akan membuka peluang usaha dan memperkuat perkembangan UMKM di kawasan tersebut. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno, menilai rencana relokasi terminal pelabuhan penumpang ke Palaran berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, meningkatnya mobilitas penumpang akan membuka peluang usaha dan memperkuat perkembangan UMKM di kawasan tersebut. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wacana relokasi terminal pelabuhan penumpang dari pusat Kota Samarinda ke kawasan Palaran kembali mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda. Pemindahan terminal tersebut dinilai tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, tetapi juga menjadi strategi untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Kota Tepian.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno, mengatakan relokasi terminal penumpang memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Menurutnya, tingginya aktivitas keluar-masuk penumpang nantinya akan membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Palaran memiliki peluang menjadi pusat ekonomi baru. UMKM tentu akan ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas masyarakat,” ujar Jasno, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan terminal penumpang akan menciptakan permintaan terhadap berbagai jenis layanan, mulai dari usaha kuliner, perdagangan, transportasi lokal, jasa pengiriman barang, hingga penyediaan penginapan. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Selain memberikan dampak ekonomi, relokasi terminal juga dinilai dapat mengurangi kepadatan aktivitas transportasi di kawasan pusat Kota Samarinda. Dengan penyebaran layanan transportasi yang lebih merata, arus kendaraan dan mobilitas masyarakat di pusat kota diharapkan menjadi lebih tertata dan efisien.

Jasno menuturkan, kesiapan infrastruktur di Palaran saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Kehadiran jalan tol Balikpapan–Samarinda, peningkatan akses jalan menuju kawasan pelabuhan, serta berkembangnya kawasan logistik menjadi modal penting untuk mendukung operasional terminal penumpang di masa mendatang.

Menurutnya, gagasan pemindahan terminal penumpang sebenarnya bukan hal baru. Rencana tersebut telah muncul sejak beberapa periode pemerintahan, namun hingga kini belum terealisasi karena masih memerlukan kajian teknis, penyusunan skema pembiayaan, serta koordinasi lintas instansi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Yang terpenting sekarang adalah komitmen bersama agar rencana ini tidak kembali tertunda,” katanya.

Ia menilai, apabila seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan dapat diselesaikan sesuai target, Palaran berpeluang berkembang menjadi kawasan strategis yang mampu mendorong pemerataan pembangunan di Kota Samarinda. Keberadaan terminal penumpang juga diyakini akan menarik investasi baru serta memperkuat aktivitas perdagangan dan jasa di wilayah tersebut.

Meski demikian, Jasno mengakui bahwa aspek pendanaan masih menjadi salah satu tantangan utama yang harus diselesaikan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan agar proyek tersebut dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kota Samarinda, lanjut Jasno, siap mendukung proses relokasi melalui fungsi pengawasan, penganggaran, maupun pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur transportasi tersebut.

Ia berharap pemerintah daerah segera mempercepat proses persiapan dan kajian sehingga masyarakat, khususnya warga Palaran, dapat segera merasakan manfaat dari pembangunan terminal penumpang baru.

“Relokasi ini bukan sekadar memindahkan fasilitas transportasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Samarinda,” pungkasnya.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Raperda Sempadan Sungai Samarinda Hampir Rampung, DPRD Pastikan Penataan Tetap Lindungi Hak Warga

30 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Ketimpangan Fasilitas Sekolah, Minta Pemerataan Pendidikan Hingga Wilayah Pinggiran

30 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Tunggakan Proyek DLH Segera Dituntaskan, Nilainya Capai Rp8,4 Miliar

30 Juli 2026 - 16:00 WITA

Korban Kebakaran di Kukar Terima Bantuan Beras, Pemkab Pastikan Stok Cadangan Pangan Aman

30 Juli 2026 - 12:00 WITA

Jelang Pensiun, 250 ASN Kukar Dibekali Pemahaman Taspen dan Persiapan Masa Purna Tugas

30 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kasus HIV Tembus 4.000, DPRD Samarinda Dorong Edukasi hingga Tingkat RT

29 Juli 2026 - 18:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH