Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Evaluasi Kampung KB, Anggaran Jadi Kunci Keberhasilan


 Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Samarinda berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Samarinda berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV bersama anggota dan tenaga pakar, serta dihadiri Kepala DPPKB Samarinda beserta jajaran yang memaparkan kondisi program di lapangan.

Dalam pembahasan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya dukungan anggaran agar program Kampung KB berjalan optimal. Salah satu anggota Komisi IV menyebut, berbagai kegiatan seperti edukasi keluarga berencana dan peningkatan kesehatan ibu dan anak membutuhkan pendanaan yang memadai.

“Tanpa dukungan anggaran, program tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya singkat.

DPRD juga menyoroti pelaksanaan program pada 2023 yang dinilai belum optimal. Dari sejumlah lokasi, hanya sebagian yang berjalan sesuai tujuan, sementara lainnya cenderung bersifat seremonial dan minim dampak.

Kondisi itu dinilai berpengaruh terhadap penyesuaian anggaran di tahun berikutnya. Namun, DPRD menegaskan evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh tanpa menghambat program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Saat ini, Komisi IV mendorong agar alokasi anggaran program keluarga berencana kembali diperkuat. Selain itu, DPPKB diminta melakukan pembenahan perencanaan dan pelaksanaan agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Program ini penting untuk jangka panjang, terutama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

DPRD menilai pengendalian penduduk merupakan bagian strategis dalam mendukung pembangunan dan stabilitas sosial di Kota Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH