KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.
Rapat dipimpin Ketua Komisi IV bersama anggota dan tenaga pakar, serta dihadiri Kepala DPPKB Samarinda beserta jajaran yang memaparkan kondisi program di lapangan.
Dalam pembahasan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya dukungan anggaran agar program Kampung KB berjalan optimal. Salah satu anggota Komisi IV menyebut, berbagai kegiatan seperti edukasi keluarga berencana dan peningkatan kesehatan ibu dan anak membutuhkan pendanaan yang memadai.
“Tanpa dukungan anggaran, program tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya singkat.
DPRD juga menyoroti pelaksanaan program pada 2023 yang dinilai belum optimal. Dari sejumlah lokasi, hanya sebagian yang berjalan sesuai tujuan, sementara lainnya cenderung bersifat seremonial dan minim dampak.
Kondisi itu dinilai berpengaruh terhadap penyesuaian anggaran di tahun berikutnya. Namun, DPRD menegaskan evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh tanpa menghambat program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Saat ini, Komisi IV mendorong agar alokasi anggaran program keluarga berencana kembali diperkuat. Selain itu, DPPKB diminta melakukan pembenahan perencanaan dan pelaksanaan agar lebih efektif dan tepat sasaran.
“Program ini penting untuk jangka panjang, terutama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
DPRD menilai pengendalian penduduk merupakan bagian strategis dalam mendukung pembangunan dan stabilitas sosial di Kota Samarinda.
ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












