Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Lokal Disiapkan Masuk Ekosistem Ibu Kota Baru 46 Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Intensifkan Penyelidikan DPRD Samarinda Tekankan Evaluasi Program DP2KB, Penguatan Keluarga dan Penurunan Stunting Harus Tepat Sasaran DPRD Samarinda Respons Wacana RUU Larangan Praktik LGBTQ, Dorong Kepastian Hukum dan Edukasi Masyarakat DPRD Samarinda Usul Disporapar Dipecah, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinilai Perlu Dinas Khusus

BERITA DAERAH · 3 Agu 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda: Guru Berkualitas Jadi Kunci Mencetak Generasi Berprestasi dan Berkarakter


 Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan guru yang kompeten menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan guru yang kompeten menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menegaskan bahwa kualitas tenaga pendidik merupakan faktor utama dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik. Guru yang kompeten dinilai menjadi fondasi keberhasilan berbagai program pendidikan, terutama dalam menciptakan generasi yang berprestasi, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (3/8/2026). Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, sarana prasarana, maupun fasilitas belajar, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas guru dalam mendidik, membimbing, dan membangun karakter peserta didik.

“Guru adalah kunci utama keberhasilan pendidikan,” ujar Novan.

Ia menjelaskan, tenaga pendidik yang terlibat dalam program tersebut direkrut melalui mekanisme seleksi nasional. Sistem rekrutmen itu memungkinkan pemerintah memperoleh guru-guru terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga kualitas tenaga pengajar yang ditempatkan di Samarinda telah melalui proses seleksi yang ketat dan objektif.

Menurut Novan, proses seleksi yang terbuka memastikan setiap guru memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pendidikan. Dengan demikian, kualitas pembelajaran di ruang kelas dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik.

“Mereka telah melalui seleksi nasional sehingga kualitasnya sudah teruji,” katanya.

Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan sebagian besar tenaga pendidik yang bergabung masih berusia muda dan merupakan lulusan baru. Namun, kondisi tersebut justru menjadi keunggulan karena para guru dinilai memiliki semangat tinggi, kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta lebih mudah menerapkan metode pembelajaran yang inovatif sesuai perkembangan zaman.

Ia menilai usia bukan menjadi ukuran utama dalam menentukan kualitas seorang pendidik. Yang lebih penting adalah kompetensi, dedikasi, dan komitmen guru dalam memberikan pendidikan terbaik kepada peserta didik.

Novan mengatakan hasil program tersebut mulai terlihat dari perubahan yang dialami para siswa. Selain menunjukkan peningkatan dalam kemampuan akademik, peserta didik juga mengalami perkembangan dari sisi kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, hingga sikap sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pendidikan karakter dan peningkatan prestasi akademik harus berjalan beriringan agar mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul. Hal itu menjadi semakin penting karena mayoritas peserta didik yang mengikuti program tersebut berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2, atau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas.

“Perkembangan siswa cukup signifikan dalam waktu sekitar satu tahun,” ungkap Novan.

Ia berharap kualitas rekrutmen tenaga pendidik terus dipertahankan dan ditingkatkan agar semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik. Menurutnya, investasi pada guru yang kompeten merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda Samarinda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

Sebagai mitra pemerintah daerah, Komisi IV DPRD Kota Samarinda memastikan akan terus mengawal kebijakan di sektor pendidikan agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Samarinda.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

46 Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Intensifkan Penyelidikan

3 Agustus 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Tekankan Evaluasi Program DP2KB, Penguatan Keluarga dan Penurunan Stunting Harus Tepat Sasaran

3 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Respons Wacana RUU Larangan Praktik LGBTQ, Dorong Kepastian Hukum dan Edukasi Masyarakat

3 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Usul Disporapar Dipecah, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinilai Perlu Dinas Khusus

3 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Aulia Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Gerakan Kibarkan Merah Putih di Kukar

3 Agustus 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Susun Agenda Agustus, Uji Publik Raperda Pariwisata Jadi Prioritas

1 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH