Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 6 Mei 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Ingatkan Pemkot, SPMB 2026 Harus Transparan dan Bebas Polemik


 Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, memberikan keterangan terkait pengawasan intensif terhadap pelaksanaan SPMB meski belum banyak keluhan dari masyarakat. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, memberikan keterangan terkait pengawasan intensif terhadap pelaksanaan SPMB meski belum banyak keluhan dari masyarakat. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kota Samarinda menyoroti pentingnya kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menghadapi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Selain memastikan kelancaran proses, DPRD juga menekankan agar mutu layanan pendidikan tetap terjaga dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan secara intensif, meskipun hingga saat ini belum banyak menerima keluhan dari masyarakat. Ia menilai, langkah antisipatif tetap harus dilakukan sejak dini guna menghindari persoalan yang berulang setiap tahunnya.

“SPMB ini selalu menjadi perhatian. Kita tidak ingin ada persoalan yang berulang, terutama yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, kesiapan pemerintah tidak hanya sebatas teknis pelaksanaan, tetapi juga mencakup aspek nonteknis seperti penyampaian informasi yang jelas dan merata kepada masyarakat. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman selama proses pendaftaran berlangsung.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Novan juga mengingatkan agar persoalan yang sempat muncul, seperti harga perlengkapan sekolah yang dinilai memberatkan orang tua siswa, tidak kembali terulang. Menurutnya, pengawasan terhadap praktik di lapangan harus diperketat.

“Kita ingin semuanya berjalan transparan dan tidak ada beban tambahan bagi masyarakat. Hal-hal yang berpotensi menimbulkan polemik harus dicegah sejak dini,” tegasnya.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkot Samarinda yang dinilai mampu menjaga kualitas program pendidikan di tengah keterbatasan anggaran. Ia menilai keberlanjutan fasilitas penunjang pembelajaran menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam sektor pendidikan.

“Program tetap berjalan, fasilitas penunjang juga tidak banyak berkurang. Ini patut diapresiasi,” katanya.

Terkait daya tampung, Novan menyebutkan jumlah calon peserta didik baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) diperkirakan mencapai belasan ribu siswa. Ia optimistis seluruhnya dapat terakomodasi, mengingat pemerintah telah melakukan perencanaan sebelumnya secara matang.

“Daya tampung sudah diperhitungkan. Harapannya semua bisa tertampung dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa mekanisme zonasi masih akan diberlakukan sesuai kebijakan pemerintah pusat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memahami aturan tersebut agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Menutup pernyataannya, Novan mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai ketentuan yang berlaku, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Yang terpenting, ikuti prosedur dan jangan mudah percaya isu yang belum tentu benar. Kita ingin proses ini berjalan lancar tanpa kendala,” pungkasnya.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH