Menu

Mode Gelap
KalaFest 2026 Semarak, DPRD Samarinda Dorong Penguatan UMKM dan Literasi Ekonomi Syariah Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045

BERITA DAERAH · 6 Mei 2026 16:30 WITA ·

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Reklame, Siapkan Penataan dan Pengawasan Digital


 Ketua Pansus I DPRD Samarinda, Markaca, memberikan keterangan terkait regulasi reklame untuk menata pemasangan dan memastikan seluruhnya berizin resmi. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Pansus I DPRD Samarinda, Markaca, memberikan keterangan terkait regulasi reklame untuk menata pemasangan dan memastikan seluruhnya berizin resmi. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kota Samarinda terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang reklame sebagai langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola periklanan luar ruang di Kota Tepian.

Ketua Pansus I DPRD Samarinda, Markaca, menyampaikan bahwa regulasi ini disusun untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini terjadi di lapangan, mulai dari penempatan reklame yang tidak tertata hingga dugaan pemasangan tanpa mengantongi izin resmi.

“Selama ini kita lihat masih banyak reklame berdiri tidak sesuai aturan. Ini yang ingin kita benahi lewat perda,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/5/2026).

Dalam pembahasan yang tengah berjalan, Pansus I menitikberatkan pada pengaturan zona pemasangan reklame agar lebih tertib dan tidak mengganggu estetika kota. Selain itu, akan ada pengelompokan jenis reklame yang diperbolehkan berdasarkan kawasan tertentu, sehingga penempatannya lebih terarah dan sesuai peruntukan.

Markaca menegaskan, aspek perizinan menjadi salah satu poin krusial dalam Raperda tersebut. Setiap pelaku usaha nantinya diwajibkan memenuhi seluruh ketentuan administrasi sebelum memasang reklame, guna memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Semua harus jelas izinnya. Jangan sampai ada lagi reklame yang berdiri tanpa dasar yang sah,” tegasnya.

Untuk memperkuat sistem pengawasan, DPRD Samarinda juga mengusulkan penerapan teknologi digital melalui penyematan kode QR pada setiap papan reklame. Dengan sistem ini, informasi terkait legalitas, pemilik, hingga masa berlaku izin dapat diakses secara langsung oleh masyarakat maupun petugas.

“Dengan sistem ini, pengawasan tidak hanya dari pemerintah, tapi masyarakat juga bisa ikut mengontrol,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meminimalisasi pelanggaran serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang ditetapkan.

Ke depan, DPRD Samarinda berharap Raperda ini tidak hanya menciptakan tata kota yang lebih rapi dan tertib, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor reklame, sekaligus menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih transparan dan akuntabel.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KalaFest 2026 Semarak, DPRD Samarinda Dorong Penguatan UMKM dan Literasi Ekonomi Syariah

11 Mei 2026 - 07:00 WITA

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH