Menu

Mode Gelap
Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

BERITA DAERAH · 24 Apr 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Tegaskan Pengawasan Ketat Dapur MBG, Cegah Keracunan Makanan


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan terkait sorotan DPRD Kota Samarinda terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, memberikan keterangan terkait sorotan DPRD Kota Samarinda terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait standar kebersihan dan kelayakan dapur penyedia makanan.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh agar kualitas makanan yang disajikan tetap aman dan higienis.

“Pengawasan harus benar-benar turun ke lapangan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan laporan tertulis, karena kualitas makanan ditentukan langsung dari proses di dapur,” ujar Celni.

Ia menekankan, aspek kebersihan tidak boleh diabaikan karena program MBG melibatkan distribusi makanan dalam skala besar kepada masyarakat.

Menurutnya, DPRD akan berkoordinasi dengan instansi teknis untuk melakukan inspeksi langsung terhadap dapur-dapur penyedia makanan, termasuk yang baru maupun yang sudah berjalan.

“Semua dapur harus memenuhi standar. Kalau belum layak, sebaiknya dihentikan sementara sampai dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Celni juga mengingatkan bahwa pengelolaan makanan massal membutuhkan kompetensi khusus, terutama dalam hal sanitasi, keamanan pangan, dan pengelolaan limbah.

Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama agar program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

DPRD Samarinda berharap pengawasan yang lebih ketat dan kolaborasi lintas sektor dapat memastikan program MBG berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH