Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

BERITA DAERAH · 23 Jul 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal


 Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengusulkan pemisahan Disporapar menjadi OPD tersendiri agar pengembangan sektor pariwisata lebih fokus, optimal, dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengusulkan pemisahan Disporapar menjadi OPD tersendiri agar pengembangan sektor pariwisata lebih fokus, optimal, dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengusulkan agar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dipisahkan menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar pengembangan sektor pariwisata lebih fokus dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Usulan itu disampaikan Sri Puji saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026). Ia menilai penggabungan urusan kepemudaan, olahraga, dan pariwisata selama ini membuat pengembangan sektor wisata belum berjalan optimal.

“Kalau dipisah, pengembangan pariwisata akan lebih fokus dan anggarannya juga lebih jelas,” ujarnya.

Meski mendukung pengembangan sektor pariwisata, Sri Puji mengingatkan agar setiap program tetap berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan PAD tidak boleh mengorbankan kepentingan warga maupun mengabaikan pelestarian budaya lokal.

“Jangan sampai pembangunan pariwisata justru meminggirkan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Ia juga menilai pemerintah perlu memperhatikan dampak sosial dalam pengembangan destinasi wisata, seperti potensi gangguan ketertiban, penyalahgunaan narkoba, hingga penempatan fasilitas hiburan yang harus mempertimbangkan keberadaan permukiman, sekolah, dan rumah ibadah.

Selain itu, Sri Puji menyoroti masih terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kepariwisataan. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi efektivitas penyusunan program dan pengelolaan destinasi wisata di Kota Samarinda.

Menurutnya, Samarinda memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, serta strategi pengelolaan yang berkelanjutan agar destinasi tidak hanya ramai saat awal dibuka, tetapi terus diminati wisatawan.

Melalui pemisahan OPD dan penguatan tata kelola sektor pariwisata, Sri Puji berharap potensi wisata Kota Samarinda dapat berkembang lebih maksimal, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan PAD secara berkelanjutan.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady 
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH