Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Soroti Parkir Liar di Car Free Night, Abdul Rohim Minta Penataan Segera


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan car free night di Kota Samarinda kembali mendapat sorotan DPRD, terutama terkait penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan. Anggota DPRD Kota Samanrinda, Abdul Rohim, menilai konsep acara sudah berjalan baik, namun masih terdapat persoalan yang perlu dibenahi.

Menurutnya, area inti kegiatan telah tertata rapi dan mampu menghadirkan suasana nyaman bagi masyarakat. Namun, kondisi berbeda terlihat di ruas jalan sekitar yang justru dipenuhi parkir liar dan menimbulkan kesemrawutan.

“Di dalam area utama sudah tertib, tapi begitu keluar sedikit justru terlihat parkir yang tidak teratur,” ujarnya kepada awak media.

Abdul Rohim juga menyoroti adanya laporan masyarakat terkait pungutan parkir yang dinilai berlebihan, bahkan mencapai Rp10 ribu tanpa kejelasan pengelolaan. Hal ini dinilai merugikan masyarakat sekaligus berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah tegas, mulai dari penertiban parkir liar hingga penyediaan kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan.

“Penataan ini penting, apalagi jika ke depan diterapkan sistem parkir berlangganan. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia melihat car free night sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas yang terjangkau, seperti tenda usaha melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Dengan penataan yang lebih baik, ia berharap car free night tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Samarinda.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH