Menu

Mode Gelap
Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Soroti Parkir Liar di Car Free Night, Abdul Rohim Minta Penataan Segera


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait sorotan terhadap pelaksanaan car free night di Samarinda, khususnya penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan yang dinilai masih perlu dibenahi meski konsep acara sudah berjalan baik. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan car free night di Kota Samarinda kembali mendapat sorotan DPRD, terutama terkait penataan parkir di luar kawasan utama kegiatan. Anggota DPRD Kota Samanrinda, Abdul Rohim, menilai konsep acara sudah berjalan baik, namun masih terdapat persoalan yang perlu dibenahi.

Menurutnya, area inti kegiatan telah tertata rapi dan mampu menghadirkan suasana nyaman bagi masyarakat. Namun, kondisi berbeda terlihat di ruas jalan sekitar yang justru dipenuhi parkir liar dan menimbulkan kesemrawutan.

“Di dalam area utama sudah tertib, tapi begitu keluar sedikit justru terlihat parkir yang tidak teratur,” ujarnya kepada awak media.

Abdul Rohim juga menyoroti adanya laporan masyarakat terkait pungutan parkir yang dinilai berlebihan, bahkan mencapai Rp10 ribu tanpa kejelasan pengelolaan. Hal ini dinilai merugikan masyarakat sekaligus berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah tegas, mulai dari penertiban parkir liar hingga penyediaan kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan.

“Penataan ini penting, apalagi jika ke depan diterapkan sistem parkir berlangganan. Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan,” tegasnya.

Di sisi lain, ia melihat car free night sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas yang terjangkau, seperti tenda usaha melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Dengan penataan yang lebih baik, ia berharap car free night tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Samarinda.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH