KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Penyesuaian APBD menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Timur. Komisi III DPRD Kaltim menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melakukan efisiensi anggaran, terutama dengan mengurangi kegiatan seremonial dan belanja yang tidak mendesak.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menilai cara ini penting agar dana pemerintah dapat dialihkan ke sektor yang lebih kritis seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dasar.
“Belanja modal untuk infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik tetap harus menjadi prioritas. Hal ini penting agar masyarakat di daerah terpencil juga merasakan manfaat pembangunan,” imbuhnya.
Komisi III mendorong OPD memperhatikan kondisi wilayah seperti Kutai Timur, yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas antar-kecamatan. Kondisi jalan yang belum merata, minimnya fasilitas kesehatan, hingga terbatasnya sekolah negeri di wilayah tertentu, disebut sebagai indikator bahwa anggaran harus diarahkan pada kebutuhan paling mendesak.
DPRD juga menekankan bahwa pengalihan anggaran dari kegiatan seremonial akan membuka peluang lebih besar untuk membangun fasilitas publik yang selama ini tertunda akibat keterbatasan fiskal.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












