Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026 Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

BERITA DAERAH · 20 Mar 2024 17:30 WITA ·

Forum Studi Liveable and Lovable Nusantara: Menuju Ibu Kota Nusantara yang Layak Huni dan Dicintai


 Forum Studi Liveable and Lovable Nusantara: Menuju Ibu Kota Nusantara yang Layak Huni dan Dicintai Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan Kedutaan Besar Spanyol menggelar forum diskusi bertajuk ‘Liveable and Lovable Nusantara: Collaborative Learning Forum’ pada Rabu (20/03/2024).

Acara yang berlangsung di Hutan Kota Plataran, Jakarta ini, bertepatan dengan Hari Kebahagiaan Internasional. Forum tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kerangka konseptual ‘Liveable and Lovable Nusantara’, yang dirancang untuk memberikan insentif bagi warga dan menjamin kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono menyampaikan urgensi peningkatan kesadaran atas pentingnya aspek kebahagiaan warga kota dalam perencanaan kota dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan dengan studi kasus baik internasional maupun nasional. Hal ini tentunya bertujuan untuk menciptakan kota yang tidak hanya layak huni tetapi juga dicintai oleh warganya.

“Forum ini dilaksanakan sebagai bagian dari kolaborasi dan sebagai upaya untuk memperkenalkan kerangka Liveable and Lovable Nusantara, serta menjadi platform pembelajaran dari berbagai studi kasus internasional dan nasional untuk meningkatkan kebahagiaan warganya.” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Deputy Country Director Indonesia Resident Mission ADB, Renadi Budiman,menyambut baik transformasi historis relokasi ibu kota baru yang berkelanjutan. Ia berharap forum ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan berbeda, sejalan dengan komitmen ADB untuk mendukung inisiatif yang sejalan dengan tujuan mereka.

“Kita menjadi saksi transformasi bersejarah dengan adanya relokasi ibu kota baru yang berkelanjutan. Harapannya Nusantara dapat memupuk komunitas yang kuat serta memberdayakan preservasi budaya. Semoga diskusi ini memberikan pengalaman yang kaya dan insight berbeda, sebab hal ini sejalan dengan komitmen ADB untuk mendukung inisiatif yang sejalan dengan tujuan kami.”

Sejalan dengan hal-hal tersebut, Francisco de Asis Aguilera Aranda selaku Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk mencapai tujuan tersebut. Ia berharap agar berbagi pengalaman antar perancang dan perencana dari seluruh dunia dapat memperkaya proyek ini, mengingat Spanyol juga merupakan negara yang urban.

Diskusi ini dipandu oleh empat narasumber yang memiliki pengalaman luar biasa dalam bidangnya masing-masing, antara lain José Ángel Molero González dari Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia, Nina Jacoby dari Konselor Bisnis Komersial Finlandia, Nunik Nurjanah dari UN Women, dan Mia Amalia selaku Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN.

“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa pembangunan kota baru ini tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan emosional dan sosial warga. Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebahagiaan dan kesejahteraan semua penduduk Nusantara.” pungkas Mia.(biro_SDM_humas_ikn)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD

30 Juni 2026 - 19:00 WITA

Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026

30 Juni 2026 - 18:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar

30 Juni 2026 - 17:00 WITA

Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola

30 Juni 2026 - 16:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

30 Juni 2026 - 15:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Anggaran Pengelolaan Aset, Minta Target Kinerja Lebih Terukur

30 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH