Menu

Mode Gelap
Pelatihan Instruktur Senam Jantung Sehat Kukar Resmi Dibuka, Dorong Gerakan Hidup Sehat Berbasis Komunitas Disdikbud Samarinda Matangkan SPMB 2026, Tegaskan Larangan Pungutan Sekolah DPRD Samarinda Tekankan Transformasi Pendidikan Hadapi Era Digital DPRD Samarinda Soroti Kurikulum Baru hingga Krisis Guru, Minta Solusi Konkret PWI Kukar Gandeng Mahasiswa UMKT, Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi

BERITA DAERAH · 12 Sep 2025 11:15 WITA ·

Groundbreaking Jalan Penghubung Kukar–Kutim, Bupati Aulia Tekankan Pentingnya Sinergi


 Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, foto bersama dengan para tamu undangan saat menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan jalan penghubung sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri, Kukar, menuju Desa Senambah, Kutai Timur, pada Kamis (11/9/2025). (Foto Dok: Prokom 01/www.kukarpaper.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, foto bersama dengan para tamu undangan saat menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan jalan penghubung sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri, Kukar, menuju Desa Senambah, Kutai Timur, pada Kamis (11/9/2025). (Foto Dok: Prokom 01/www.kukarpaper.com)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan jalan penghubung antarwilayah kembali digenjot Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pada Kamis (11/9/2025), Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melakukan groundbreaking pembangunan jalan sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri (Kukar) dengan Desa Senambah (Kutai Timur).

Proyek ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Kukar bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), dengan nilai anggaran lebih dari Rp44,8 miliar. Nantinya, jalan tersebut juga akan dilengkapi 20 gorong-gorong untuk mendukung akses yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan pembangunan tidak bisa hanya ditopang pemerintah daerah.

“Keterlibatan semua pihak, mulai dari dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, media, hingga lembaga swadaya masyarakat, sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkesinambungan,” ujarnya.

Aulia juga menekankan bahwa pembangunan di Kukar harus dilihat sebagai kesinambungan dari program pemimpin sebelumnya. Jalan penghubung Kukar–Kutim ini, kata dia, adalah contoh nyata komitmen melanjutkan gagasan yang sudah lama diupayakan.

Dukungan juga datang dari mantan Bupati Kukar Edi Damansyah, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengingatkan bahwa rencana pembangunan jalan ini sudah dirintis sejak 2018, ketika dirinya masih menjabat sebagai Plt Bupati.

“Harapan besar masyarakat untuk memiliki akses jalan dari Sebulu ke Muara Bengkal akhirnya mulai diwujudkan. Saya menyambut baik kelanjutan proyek ini,” katanya.

Dengan adanya pembangunan jalan penghubung ini, diharapkan mobilitas warga Kukar dan Kutim semakin lancar, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan perbatasan kedua kabupaten.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pelatihan Instruktur Senam Jantung Sehat Kukar Resmi Dibuka, Dorong Gerakan Hidup Sehat Berbasis Komunitas

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

Disdikbud Samarinda Matangkan SPMB 2026, Tegaskan Larangan Pungutan Sekolah

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Tekankan Transformasi Pendidikan Hadapi Era Digital

5 Mei 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kurikulum Baru hingga Krisis Guru, Minta Solusi Konkret

5 Mei 2026 - 16:00 WITA

PWI Kukar Gandeng Mahasiswa UMKT, Perkuat Literasi Hukum Lewat Diskusi

5 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Kukar Terima Aksi Ratusan Massa, Fraksi PDIP Sampaikan Permohonan Maaf

4 Mei 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH