Menu

Mode Gelap
Nusantara Dorong Transformasi Digital, Gandeng Perusahaan Teknologi AS Kembangkan Smart City Kasus ISPA Melonjak, Pemkab Kukar Alihkan Pembelajaran ke Rumah Berbeda Cara Beribadah, Warga Kukar Bersatu Memohon Hujan Kemarau Panjang, Warga Kukar Bersatu dalam Doa Memohon Turunnya Hujan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

IKN NUSANTARA · 4 Agu 2025 21:15 WITA ·

IKN Menuju Kota Dunia untuk Semua: Bangun Peradaban Inklusif Melalui Pilar Global dan Partisipasi Diaspora


 IKN Menuju Kota Dunia untuk Semua: Bangun Peradaban Inklusif Melalui Pilar Global dan Partisipasi Diaspora Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Dalam perjalanan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi kota global yang inklusif dan berkelas dunia, perumusan pilar dan karakteristik kota menjadi langkah strategis yang tak terelakkan.

Diskusi bertajuk “IKN Kota Dunia untuk Semua” yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 menghadirkan pandangan-pandangan visioner dari tokoh-tokoh penting di bidang pembangunan kota dan perencanaan. Salah satunya adalah Dr. Bambang Susantono, Kepala Institut Pembangunan Kota dan Daerah Asia Pasifik sekaligus mantan Kepala Otorita IKN, yang memaparkan kerangka konseptual mengenai esensi kota global.

“Kota global adalah kota yang memiliki pengaruh kuat paling tidak dalam empat pilar utama, yaitu ekonomi, politik, pendidikan, dan budaya. Ini bisa dilihat dari berbagai indikator global yang digunakan untuk mengukurnya,” ujar Bambang.

Senada dengan hal tersebut, Sofian Sibarani, Founder URBAN+ dan perancang utama desain Ibu Kota Nusantara, menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan warga. Ia menyampaikan bahwa sejak awal, proses perencanaan IKN telah melibatkan masyarakat lokal, termasuk warga Desa Sepaku yang telah lama bermukim di kawasan tersebut.

“Warga IKN bukan hanya yang tinggal di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga mereka yang sudah ada di sini jauh sebelum proyek ini dimulai. Kami telah duduk bersama warga dalam lebih dari 12 kali pertemuan, hanya untuk mendengar dan merumuskan apa yang mereka harapkan. Ini bukan sekadar pendekatan partisipatif, tapi bentuk nyata bahwa pembangunan IKN berpijak pada aspirasi masyarakat,” ungkap Sofian.

Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, Penasihat Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi juga menambahkan, “Jadi diaspora diaspora ini punya tugas untuk merangkul seluruh generasi, untuk mewujudkan kota global.”

Diskusi ini mempertegas bahwa IKN dibangun bukan semata sebagai kota administratif baru, melainkan sebagai kota peradaban, sebuah ruang yang menyatukan daya saing global dengan daya rangkul sosial. Melalui kontribusi pemikiran dan keterlibatan aktif dari diaspora Indonesia di seluruh dunia, pembangunan IKN diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan lintas sektor, lintas budaya, dan lintas generasi.

Visi “Kota Dunia untuk Semua” bukan sekadar slogan, melainkan janji kolektif untuk mewujudkan sebuah kota yang tangguh, terbuka, dan bermartabat. Sebuah kota yang dibangun bersama, untuk semua.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nusantara Dorong Transformasi Digital, Gandeng Perusahaan Teknologi AS Kembangkan Smart City

2 September 2026 - 13:00 WITA

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Pengibaran Merah Putih di Nusantara, OIKN Tegaskan Pembangunan IKN Inklusif

17 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA