Menu

Mode Gelap
Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Pererat Silaturahmi Peduli Sesama, Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Sebar Ratusan Takjil di Samarinda Kolaborasi Otorita IKN dan BI, Pemandu Wisata Nusantara Siap Dampingi Pengunjung DPRD Samarinda Usul Parkir Berlangganan Diuji Coba Terlebih Dahulu Ketua DPRD Samarinda Tanggapi Polemik Mobil Wali Kota, Minta Publik Beri Ruang Pemkot

BERITA DAERAH · 12 Feb 2026 10:00 WITA ·

Kabel Dicuri, Jembatan Mahkota II Gelap dan Rawan Bahaya


 Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, memberikan keterangan terkait pencurian kabel LPJU di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II), Rabu (11/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Pencurian kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lampu sorot dekoratif di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) membuat kawasan tersebut gelap gulita pada malam hari. Kondisi ini mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi.

Saat dikonfirmasi awak media, Rabu (11/2/2026) malam, Rusdi menyebut kabel yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 2,8 kilometer di kedua sisi jembatan. Kabel tersebut merupakan bagian dari instalasi penerangan utama yang sangat vital bagi keselamatan pengguna jalan.

“Informasinya kabel yang dicuri itu kabel LPJU dan lampu sorot dekoratif, totalnya sekitar 2,8 kilometer,” ujarnya.

Rusdi menyayangkan aksi pencurian tersebut karena Jembatan Mahkota II merupakan jalur penghubung penting yang setiap hari dilalui masyarakat. Menurutnya, kondisi gelap di jembatan sangat berbahaya bagi pengendara.

“Ini sangat kita sayangkan. Jembatan itu akses vital, kalau gelap tentu membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga fasilitas umum dengan meningkatkan pengawasan lingkungan. Rusdi menekankan pentingnya peran RT dan warga dalam mengantisipasi aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan sehingga penerangan di Jembatan Mahkota II dapat kembali normal.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Pererat Silaturahmi

15 Maret 2026 - 21:00 WITA

Peduli Sesama, Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Sebar Ratusan Takjil di Samarinda

15 Maret 2026 - 20:00 WITA

DPRD Samarinda Usul Parkir Berlangganan Diuji Coba Terlebih Dahulu

15 Maret 2026 - 10:00 WITA

Ketua DPRD Samarinda Tanggapi Polemik Mobil Wali Kota, Minta Publik Beri Ruang Pemkot

15 Maret 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Pemkot Tuntaskan Persoalan SKTUB Pedagang Pasar Pagi

15 Maret 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi Ramadan

15 Maret 2026 - 07:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH