Menu

Mode Gelap
Wabup Kukar Serahkan LKPJ 2025, Tegaskan Akuntabilitas APBD Gedung Ekraf Kukar Siap Diserahkan, Dispar Targetkan Segera Beroperasi PHM Sukses Onstream WPN-7, Produksi Gas Sisi Nubi Tembus 20 MMSCFD Libur Panjang, 352 Ribu Pengunjung Serbu Nusantara Pengajuan Pj Sekda Tersendat, Andi Harun Desak Kejelasan Proses

BERITA DAERAH · 27 Okt 2025 20:15 WITA ·

Kapal Ikan Mina Maritim 148 Tenggelam di Perairan Berau, Enam Awak Masih Hilang


 Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap kapal penangkap ikan Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau. Enam awak kapal masih dinyatakan hilang. Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap kapal penangkap ikan Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau. Enam awak kapal masih dinyatakan hilang.

KUTAIPANRITA.ID, BERAU — Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Minggu (26/10/2025) dini hari, menjadi saksi tenggelamnya kapal penangkap ikan Mina Maritim 148. Kapal yang membawa 14 anak buah kapal (ABK) itu diterjang ombak tinggi saat sedang beraktivitas menangkap ikan sekitar pukul 04.00 WITA.

Dari 14 orang di atas kapal, delapan di antaranya berhasil diselamatkan oleh nelayan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Sementara enam orang lainnya masih belum ditemukan hingga Senin (27/10/2025).

Laporan pertama diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan pada pukul 13.05 WITA dari pemilik kapal bernama Sofyan. Kapal dilaporkan tenggelam di koordinat 1°45’6.98″N – 118°27’0.65″E, sekitar 174 mil laut di timur laut dari Pos SAR Sangatta.

Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan segera dikerahkan. Kepala Seksi Operasi dan Siaga KPP Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa tim berangkat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Sangatta pada pukul 13.25 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WITA.

“Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyelaman di kedalaman sekitar 38 meter dengan jarak pandang lima hingga sepuluh meter,” ujar Endrow.

Pencarian dilanjutkan kembali Senin pagi (27/10/2025) dengan melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Balikpapan, Pos AL Berau, BPBD Berau, Satpolair Polres Berau, dan nelayan setempat. Area pencarian di permukaan laut diperluas hingga 468 mil laut persegi, sementara penyelaman kembali difokuskan di sekitar bangkai kapal yang diduga menjadi lokasi korban terakhir terlihat.

Cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan ombak setinggi 0,2 meter dan kedalaman perairan lebih dari 30 meter. Meski demikian, kondisi arus bawah laut menjadi tantangan utama bagi tim penyelam.

Endrow menegaskan, seluruh korban yang ditemukan nantinya akan dievakuasi ke Posko SAR Gabungan di Dermaga Dishub Talisayan sebelum dibawa ke RSUD Abdul Rivai, Berau untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami akan terus melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan, dengan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada di lapangan,” tegasnya.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wabup Kukar Serahkan LKPJ 2025, Tegaskan Akuntabilitas APBD

31 Maret 2026 - 18:00 WITA

Gedung Ekraf Kukar Siap Diserahkan, Dispar Targetkan Segera Beroperasi

31 Maret 2026 - 17:00 WITA

PHM Sukses Onstream WPN-7, Produksi Gas Sisi Nubi Tembus 20 MMSCFD

31 Maret 2026 - 16:00 WITA

Pengajuan Pj Sekda Tersendat, Andi Harun Desak Kejelasan Proses

31 Maret 2026 - 14:00 WITA

Andi Harun Tekankan Profesionalitas Direksi Bank Kaltimtara

31 Maret 2026 - 13:00 WITA

Andi Harun Minta Dukungan Provinsi Tak Nihil, Proyek Strategis Samarinda Segera Diresmikan

31 Maret 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH