Menu

Mode Gelap
Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Ekonomi Kreatif Warga Lewat Pelatihan Ecoprint Otorita IKN Latih 20 Tenaga Pengamanan Lokal, Perkuat SDM Menuju Ibu Kota Baru 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 21:15 WITA ·

Kapal KM Fadil Jaya 12 Tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Basarnas Balikpapan Kerahkan Alut dan Personil untuk Melaksanakan Pencarian


 Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WITA, ketika kapal berwarna hijau yang mengangkut sekitar 60 ton batubara dihantam ombak tinggi di tengah cuaca buruk. Akibat guncangan hebat dan kondisi laut yang tidak bersahabat, kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan terjatuh ke laut dan belum ditemukan hingga kini.

Menurut laporan dari Nur Hidayat, salah satu keluarga korban, KM Fadil Jaya 12 mengangkut delapan orang, terdiri atas Nahkoda Adi (36), Resky Wawan (29), Ardi, Kiroh, Heri, serta tiga orang lainnya yang belum teridentifikasi (Mr. X¹, Mr. X², dan Mr. X³). Seluruh korban masih berstatus dalam pencarian (DP).

Komandan SRU, Aurelius Godja, menjelaskan bahwa tim SAR berangkat menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas Balikpapan menuju lokasi kejadian pada Selasa (28/10) sekitar pukul 09.30 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di area perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam.

Operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 20.45 WITA dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (29/10) mulai pukul 07.00 WITA, sesuai rencana operasi hari kedua.

Dalam operasi tersebut, berbagai peralatan dikerahkan, termasuk Rescue Car, RBB, alat komunikasi, peralatan medis, dan perlengkapan SAR air. Unsur yang terlibat meliputi KPP Balikpapan, Potensi 112 Kukar, serta keluarga korban yang turut membantu di lapangan.

Aurelius menambahkan, kondisi perairan yang menjadi habitat buaya dan cuaca berawan dengan angin kencang berkecepatan 9 meter per detik menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meskipun demikian, Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

30 April 2026 - 10:00 WITA

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas

29 April 2026 - 17:30 WITA

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum

29 April 2026 - 16:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data

29 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

29 April 2026 - 15:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH