Menu

Mode Gelap
Polsek Anggana Tangkap Dua Terduga Penyalahguna Narkotika 124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan IKN sebagai Laboratorium Hidup untuk Urbanisasi Berkelanjutan, Otorita IKN Perkuat Kolaborasi Akademik Global Memilah Sampah di IKN: Dulu Menjijikan, Kini Menjanjikan

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 21:15 WITA ·

Kapal KM Fadil Jaya 12 Tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Basarnas Balikpapan Kerahkan Alut dan Personil untuk Melaksanakan Pencarian


 Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025). Perbesar

Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang usai kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan awak Kapal Motor (KM) Fadil Jaya 12 yang dilaporkan hilang setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Muara Pantauan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/10/2025).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WITA, ketika kapal berwarna hijau yang mengangkut sekitar 60 ton batubara dihantam ombak tinggi di tengah cuaca buruk. Akibat guncangan hebat dan kondisi laut yang tidak bersahabat, kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal dilaporkan terjatuh ke laut dan belum ditemukan hingga kini.

Menurut laporan dari Nur Hidayat, salah satu keluarga korban, KM Fadil Jaya 12 mengangkut delapan orang, terdiri atas Nahkoda Adi (36), Resky Wawan (29), Ardi, Kiroh, Heri, serta tiga orang lainnya yang belum teridentifikasi (Mr. X¹, Mr. X², dan Mr. X³). Seluruh korban masih berstatus dalam pencarian (DP).

Komandan SRU, Aurelius Godja, menjelaskan bahwa tim SAR berangkat menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas Balikpapan menuju lokasi kejadian pada Selasa (28/10) sekitar pukul 09.30 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di area perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam.

Operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 20.45 WITA dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (29/10) mulai pukul 07.00 WITA, sesuai rencana operasi hari kedua.

Dalam operasi tersebut, berbagai peralatan dikerahkan, termasuk Rescue Car, RBB, alat komunikasi, peralatan medis, dan perlengkapan SAR air. Unsur yang terlibat meliputi KPP Balikpapan, Potensi 112 Kukar, serta keluarga korban yang turut membantu di lapangan.

Aurelius menambahkan, kondisi perairan yang menjadi habitat buaya dan cuaca berawan dengan angin kencang berkecepatan 9 meter per detik menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meskipun demikian, Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Balikpapan

5 Februari 2026 - 15:30 WITA

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

2 Februari 2026 - 19:00 WITA

Polres Kukar Gelar Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ops Ketupat

2 Februari 2026 - 14:00 WITA

Diterjang Cuaca Buruk, SAR Balikpapan Selamatkan 12 Pemancing Terjebak di Perairan Lamaru

2 Februari 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH