Menu

Mode Gelap
Cekcok Kerja Berujung Kapak, Pria di Muara Muntai Luka Robek di Kepala Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Sambut Perpindahan ASN Wagub Kaltim Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Dukungan Pemprov terhadap Pelestarian Budaya Bupati Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Peran Kesultanan sebagai Penjaga Moral dan Marwah Daerah Wabup Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Dorong Penguatan Pelestarian Budaya Daerah

BERITA DAERAH · 5 Des 2025 03:35 WITA ·

Komisi II DPRD Kaltim Pertanyakan Lambatnya Progres Pembangunan Fender Jembatan Mahakam I


 Anggota Komisi II DPRD Kaltim Usai Rapat Dengan Pihak Terkait Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Usai Rapat Dengan Pihak Terkait

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kalimantan Timur kembali memanggil sejumlah instansi teknis dan pihak perusahaan pemilik kapal untuk membahas perkembangan pembangunan ulang fender Jembatan Mahakam I Samarinda. Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu digelar setelah terungkap bahwa progres pekerjaan baru mencapai 6,23 persen, meski kontrak telah berjalan lebih dari satu bulan.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menegaskan bahwa jembatan tidak boleh dibiarkan tanpa pelindung lebih lama lagi. DPRD, kata dia, ingin memastikan komitmen perbaikan benar-benar dituntaskan sebelum tahun berjalan berakhir.

RDP turut membahas rangkaian insiden yang membuat Jembatan Mahakam I dalam kondisi tanpa fender. Dua kecelakaan kapal yang terjadi pada Februari dan April 2025 merusak pelindung jembatan serta menghantam dua struktur penopang.

“Kami tidak ingin situasi ini berlarut-larut karena Jembatan Mahakam I adalah jalur vital,” ujar Sabaruddin.

Dalam rapat tersebut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memaparkan bahwa perbaikan pier di pilar keempat sudah dirampungkan.

“RDP tadi pihak BBPJN menyebut pier di pilar keempat yang ditabrak sudah diperbaiki. Tanggung jawab PT ESL (Energi Samudera Logistik) telah selesai,” ungkapnya.

PT ESL adalah pemilik kapal ponton bermuatan batu bara yang menabrak jembatan pada April 2025. Dua bulan sebelumnya, kapal tongkang bermuatan kayu milik PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudera juga menghajar fender hingga hancur total.

Perusahaan terkait sebelumnya diberi dua opsi oleh pemerintah: mengambil alih pengerjaan atau menyerahkan dana pembangunan.
“Sekarang sudah ada mitra yang siap mengerjakan fender itu,” tambah Sabaruddin.

DPRD menegaskan pengawasan akan diperketat, terutama karena informasi mengenai progres proyek baru terungkap dalam forum resmi tersebut. Komunikasi antara DPRD dan BBPJN disebut sempat terhambat akibat pergantian kepemimpinan di tingkat pelaksana teknis.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wagub Kaltim Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Dukungan Pemprov terhadap Pelestarian Budaya

9 Februari 2026 - 15:00 WITA

Bupati Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Peran Kesultanan sebagai Penjaga Moral dan Marwah Daerah

9 Februari 2026 - 14:00 WITA

Wabup Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Dorong Penguatan Pelestarian Budaya Daerah

9 Februari 2026 - 13:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat

8 Februari 2026 - 18:30 WITA

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH