KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur melalui Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Sosial Kalimantan Timur untuk membahas Rancangan Awal RKPD dan Renja tahun anggaran 2027. Pertemuan berlangsung di Kantor DPRD Kaltim, Samarinda, Senin (23/2/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, bersama anggota Syahariah Mas’ud dan Agus Aras. Hadir pula Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, beserta jajaran.
Andi menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan rencana program dengan kemampuan pembiayaan serta memastikan prioritas sosial tetap berjalan.
“Fokusnya memastikan target program bisa didukung anggaran, termasuk kegiatan mendesak yang perlu perhatian,” ujarnya.
Dalam pembahasan, dewan menyoroti peningkatan kualitas layanan kesejahteraan sosial, khususnya di panti sosial, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dan UPTD. Salah satu perhatian utama adalah masih banyaknya tenaga pekerja sosial yang belum memiliki sertifikasi.
“Kami diminta memperluas pelatihan sertifikasi agar layanan rehabilitasi ditangani SDM yang kompeten,” jelas Andi.
Selain itu, Komisi IV juga meminta evaluasi lebih kuat terhadap dampak bantuan sosial. Hal ini penting agar program tetap tepat sasaran, terutama jika terjadi efisiensi anggaran.
“Tiap tahun kami juga memulangkan sekitar 200 hingga 300 warga terlantar. Penanganannya sebagian besar dilakukan pemerintah,” katanya.
Untuk 2027, pagu indikatif Dinsos Kaltim diproyeksikan sekitar Rp129 miliar. Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan di daerah ini tercatat turun menjadi sekitar 5,17 persen dan ditargetkan terus ditekan mendekati 4 persen.
“Semakin kecil angkanya, semakin sulit menurunkannya, tapi kami optimistis melalui kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












