KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan bahwa persoalan kekurangan fasilitas pendidikan tidak hanya terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tetapi juga di Kota Balikpapan. Ia menyebut dua wilayah itu kini menghadapi kondisi serupa, namun dengan karakter persoalan yang berbeda.
“Persoalan kekurangan sekolah tidak hanya terjadi di Kukar, tetapi juga muncul di Balikpapan,” ujarnya.
Menurut Andi, Balikpapan menghadapi tantangan keterbatasan lahan yang semakin sulit. Banyak kawasan padat penduduk membutuhkan tambahan sekolah negeri, namun ketersediaan tanah sangat terbatas dan sering kali berada di zona pemukiman padat atau area komersial.
“Inilah mengapa roadmap pendidikan lima tahun penting. Kita harus menghitung kebutuhan sekolah berdasarkan data pertumbuhan penduduk, sebaran pemukiman, dan proyeksi lulusan,” katanya.
Komisi IV menilai pemetaan kebutuhan sekolah secara ilmiah harus segera dilakukan untuk memastikan pemerataan pembangunan pendidikan bisa dicapai, terutama di kawasan yang masuk kategori padat penduduk.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












