Menu

Mode Gelap
Cekcok Kerja Berujung Kapak, Pria di Muara Muntai Luka Robek di Kepala Otorita IKN Pastikan Pelayanan Dasar Siap Sambut Perpindahan ASN Wagub Kaltim Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Dukungan Pemprov terhadap Pelestarian Budaya Bupati Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Peran Kesultanan sebagai Penjaga Moral dan Marwah Daerah Wabup Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Dorong Penguatan Pelestarian Budaya Daerah

BERITA DAERAH · 6 Des 2025 01:39 WITA ·

KRISIS FASILITAS PENDIDIKAN MENENGAH, KOMISI IV DPRD KALTIM SEBUT SITUASI SUDAH MASUK FASE DARURAT


 Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (istimewa) Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (istimewa)

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas pendidikan menengah di berbagai daerah telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Kondisi tersebut mengemuka setelah lembaga legislatif menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk membahas kapasitas sekolah yang semakin menurun.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyampaikan bahwa pemerintah belum memiliki peta jalan jangka panjang yang benar-benar matang dalam merespons kebutuhan fasilitas pendidikan. Menurutnya, pertumbuhan jumlah peserta didik jauh melampaui pembangunan sekolah baru.

Ia menekankan bahwa kebijakan zonasi turut memperburuk masalah karena banyak siswa akhirnya tidak dapat mengakses sekolah terdekat.
Banyak siswa harus menempuh jarak belasan kilometer hanya untuk masuk sekolah negeri. Ini menandakan sistem saat ini sudah tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan, ujar Andi Satya.

Komisi IV juga menyoroti fakta bahwa hambatan administrasi menjadi salah satu faktor utama lambatnya pembangunan Unit Sekolah Baru (USB). Banyak rencana pembangunan tidak dapat berjalan karena status lahan belum jelas atau dokumen legalitasnya belum lengkap.

Di tengah upaya penataan, daerah seperti Balikpapan menjadi wilayah yang paling mendesak membutuhkan USB tingkat SMA, sementara Samarinda menghadapi persoalan kelebihan kapasitas sekolah yang menyebabkan satu sekolah harus melayani dua kecamatan sekaligus.

Komisi IV menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal persoalan ini dan meminta pemerintah provinsi menata kembali perencanaan pendidikan secara lebih realistis dan berjangka panjang.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wagub Kaltim Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Dukungan Pemprov terhadap Pelestarian Budaya

9 Februari 2026 - 15:00 WITA

Bupati Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Tegaskan Peran Kesultanan sebagai Penjaga Moral dan Marwah Daerah

9 Februari 2026 - 14:00 WITA

Wabup Kukar Hadiri Kaseh Selamat Sultan Kutai ke-75, Dorong Penguatan Pelestarian Budaya Daerah

9 Februari 2026 - 13:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat

8 Februari 2026 - 18:30 WITA

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH