Menu

Mode Gelap
ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat Nusantara QRIS Run 5K Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Ekonomi Digital di IKN Literasi Keuangan Digital dan Legalitas Usaha Dorong UMKM Naik Kelas di Wilayah IKN Jaga Kebersihan Wisata Alam di Nusantara, Otorita IKN Laksanakan Instruksi Presiden Prabowo Adakan Gerakan ASRI Bersama Masyarakat Polsek Anggana Tangkap Dua Terduga Penyalahguna Narkotika

BERITA DAERAH · 22 Apr 2025 17:15 WITA ·

Maksimalkan Anggaran 2025, Disdikbud Kukar Tingkatkan Literasi


 Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, saat memberikan keterangan terkait Literasi. (KutaiPanrita/Indirwan) Perbesar

Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, saat memberikan keterangan terkait Literasi. (KutaiPanrita/Indirwan)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah derasnya arus informasi digital, literasi menjadi kemampuan yang tak bisa ditawar. Sayangnya, berbagai riset menunjukkan bahwa tingkat literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.

Data terbaru dari Asesmen Nasional menunjukkan bahwa lebih dari 38% siswa sekolah dasar belum mencapai kemampuan literasi dasar yang memadai.

Kondisi ini kian memprihatinkan ketika masyarakat harus berhadapan dengan banjir informasi yang belum tentu benar. Minimnya kemampuan membaca kritis menyebabkan banyak orang mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, hingga propaganda.

Tak hanya di dunia maya, dampaknya juga terasa di kehidupan nyata, seperti dalam pengambilan keputusan sosial dan politik.

Berbagai pihak mulai gencar melakukan intervensi terkait peningkatan kualitas literasi diberbagai daerah termasuk Kukar.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan memaksimalkan peningkatan literasi dengan pemanfaatan anggaran 2025.

“Salah satu fokus kita memang adalah peningkatan literasi. Kita sediakan bukunya, alat peraganya,” ucap Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, pada Selasa (22/04/2025).

Intervensi juga akan dilakukan melalui peningkatan Sarana dan Prasarana (Sapras) sebagai pendukung dalam memberikan kenyamanan bagi para pelajar sehingga lebih tertarik untuk membaca buku.

Beberapa program yang akan dilakukan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat khususnya para pelajar untuk gemar membaca sehingga kualitas individu meningkat seiring meningkatnya pengetahuan.

“Mudah-mudahan ke depannya kualitas SDM melalui peningkatan literasi bisa meningkat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah,” harap Thauhid Afrilian Noor. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat

8 Februari 2026 - 18:30 WITA

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Balikpapan

5 Februari 2026 - 15:30 WITA

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

2 Februari 2026 - 19:00 WITA

Polres Kukar Gelar Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ops Ketupat

2 Februari 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH