KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Penutupan Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2026 yang digelar di Islamic Center Samarinda berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, Minggu (10/5/2026) malam. Kegiatan tahunan yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur” tersebut dinilai mampu menjadi ruang promosi sekaligus penguatan ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur.
Festival yang memasuki tahun ketiga pelaksanaan ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pameran produk halal dan UMKM, edukasi ekonomi syariah, promosi layanan keuangan digital berbasis syariah, hingga hiburan bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, turut hadir dalam agenda penutupan dan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan KalaFest yang dinilai semakin berkembang setiap tahun.
Menurut Novan, keberlangsungan kegiatan hingga tahun ketiga menunjukkan adanya komitmen bersama dalam membangun dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Timur melalui kolaborasi pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan ini terus berjalan dan setiap tahun terlihat semakin baik. Tentu kita berharap ke depan bisa lebih besar lagi,” ujarnya kepada awak media.
Ia menilai festival seperti KalaFest memiliki peran penting dalam membantu promosi produk UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha daerah.
Novan juga berharap pelaksanaan KalaFest di tahun-tahun mendatang dapat melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas.
“Harapannya tentu lebih banyak lagi UMKM yang diberikan ruang untuk ikut serta, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal,” katanya.
Selain menjadi ajang promosi produk halal dan ekonomi kreatif, KalaFest juga dinilai sebagai sarana edukasi masyarakat terkait ekonomi dan keuangan syariah. Menurut Novan, peningkatan literasi ekonomi syariah sangat penting agar masyarakat semakin memahami sistem keuangan berbasis syariah yang kini terus berkembang di Indonesia.
Ia berharap kegiatan serupa ke depan tidak hanya menghadirkan pameran dan hiburan, tetapi juga lebih banyak program edukatif yang mudah dipahami masyarakat, termasuk terkait transformasi digital dan layanan keuangan syariah berbasis teknologi.
“Kita ingin masyarakat bukan hanya datang melihat pameran, tetapi juga mendapatkan pemahaman dan edukasi mengenai ekonomi syariah serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
KalaFest 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya memperkuat industri halal dan ekonomi syariah di Kalimantan Timur melalui sinergi berbagai pihak. Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, festival ini diharapkan mampu menjadi agenda strategis tahunan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.
ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












