Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

BERITA DAERAH · 18 Jan 2024 17:13 WITA ·

Masjid Negara Siap Dibangun di IKN, Menjadi Lambang Kerukunan Berbangsa, Bernegara serta Beragama


 Masjid Negara Siap Dibangun di IKN, Menjadi Lambang Kerukunan Berbangsa, Bernegara serta Beragama Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Pembangunan spiritual juga menjadi aspek yang diperhatikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini menjadi fokus dalam groundbreaking Masjid Negara di Wilayah IKN oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, pada Rabu (18/1/2024).

“Masjid Negara akan menjadi bukti bahwa kita tidak hanya membangun aspek kemajuan fisik bangsa, tetapi juga spiritualitas,” kata Joko Widodo.

Joko Widodo juga menyebut, dengan desain yang modern dan futuristik serta menampilkan kekhasan asli Nusantara dalam bangunannya, dan diharapkan akan menjadi percontohan masjid negara di negara-negara lain.

“Nantinya, kita tidak hanya membangun masjid. Rumah ibadah lain seperti Basilica (Katolik), Vihara (Budha), Pura (Hindu), Gereja (Kristen), dan Klenteng (Konghucu) juga akan dibangun di kawasan Nusantara dengan memerhatikan kegunaannya serta desain yang green dan smart,” tambah Joko Widodo.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembangunan Masjid Negara di Nusantara adalah bentuk paralel pembangunan fisik dan spiritualitas serta pengimplementasian nilai-nilai filosofi keberagaman.

“Masjid Negara di Nusantara setidaknya memiliki dua nilai filosofi: (1) Desain bangunan yang melingkar melambangkan kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama dalam masyarakat Indonesia; (2) Menjadi simbol penguatan hubungan dengan Tuhan, hubungan antar sesama manusia, serta hubungan dengan alam, ” ucap Yaqut.

Masjid Negara akan menjadi tempat ibadah utama di Kawasan KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) Nusantara dan menjadi tempat wisata religi baru di Provinsi Kalimantan Timur dengan luas bangunan Masjid Negara yang akan dibangun ± 59.081 m2 dengan kapasitas 61.317 Jamaah.

Sejalan dengan dimulainya pembangunan Masjid Negara, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono juga menyampaikan atensinya terkait groundbreaking kali ini.

“Yang paling penting bagi kami di Otorita IKN adalah menjaga momentum pembangunan dan juga menjaga animo pasar yang diperlihatkan dari interest (ketertarikan) yang masuk ke kita, dan juga yang terealisasi dari groundbreaking,” pungkas Yaqut.(ikn/ruz)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional

26 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal

26 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH