Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum: Generasi Muda Diajak Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan May Day 2026 di Kukar, Pekerja Rayakan Kebersamaan dan Terima Bantuan May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Desak Perbaikan Nasib Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Terseret Arus, Ditemukan Meninggal Dunia Dua Investor Teken PKS di IKN, Investasi Rp1,2 Triliun Siap Bangun Kawasan Komersial

BERITA DAERAH · 14 Agu 2025 15:15 WITA ·

Massa Demo di Kukar Soal Dugaan Pemangkasan Beasiswa Mahasiswa


 Aliansi Masyarakat Kukar Menggugat saat menggelar aksi demonstrasi, di depan Kantor Bupati Kutai Kartanegara, menanggapi isu di media sosial terkait dugaan pemangkasan anggaran Beasiswa Kukar Idaman dari Rp5 juta menjadi Rp1,6 juta per mahasiswa. (Ahmad R. P./Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Aliansi Masyarakat Kukar Menggugat saat menggelar aksi demonstrasi, di depan Kantor Bupati Kutai Kartanegara, menanggapi isu di media sosial terkait dugaan pemangkasan anggaran Beasiswa Kukar Idaman dari Rp5 juta menjadi Rp1,6 juta per mahasiswa. (Ahmad R. P./Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Aliansi Masyarakat Kukar Menggugat menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (14/8/2025) di depan Kantor Bupati Kutai Kartanegara, menanggapi isu di media sosial terkait dugaan pemangkasan anggaran Beasiswa Kukar Idaman dari Rp5 juta menjadi Rp1,6 juta per mahasiswa.

Koordinator aksi, Zulkarnaen, menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap masyarakat, terutama bagi mahasiswa yang menggantungkan harapan untuk berkuliah melalui dukungan penuh beasiswa tersebut.

“Tidak ada kampus yang biaya SPP dan UKT-nya di bawah Rp2 juta. Kalau beasiswa hanya Rp1,6 juta, jelas tidak mencukupi,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi membatalkan rencana kuliah sebagian penerima beasiswa karena minimnya dana penunjang. Zulkarnaen menjelaskan, Wakil Bupati Kukar telah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada pemangkasan khusus untuk Beasiswa Kukar Idaman, melainkan adanya penambahan kuota penerima sehingga anggaran yang tersedia harus dibagi lebih banyak.

Meski demikian, ia menilai kebijakan tersebut tetap merugikan penerima.

“Kalau ingin menambah penerima, seharusnya anggarannya juga ditambah. Sama seperti belanja di warung, kalau mau beli lebih banyak, uangnya juga harus lebih banyak,” tegas Zulkarnaen.

Zulkarnaen menambahkan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu satu minggu sesuai kesepakatan, pihaknya akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar di Kantor Pemkab Kukar.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

May Day 2026 di Kukar, Pekerja Rayakan Kebersamaan dan Terima Bantuan

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Desak Perbaikan Nasib Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

Nelayan Muara Badak Terseret Arus, Ditemukan Meninggal Dunia

1 Mei 2026 - 12:00 WITA

Disdik Kukar Tunggu Legal Opinion, Ribuan Guru Non-ASN Belum Terima Insentif

30 April 2026 - 21:00 WITA

DPRD Kukar Targetkan Insentif Guru Honorer Cair Pekan Depan, TPP Nakes Disesuaikan

30 April 2026 - 20:00 WITA

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

30 April 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH