Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar Indonesia Dorong Standar Global Royalti Musik di Forum ASEAN CMO 2026 #NgobroldiMeta di Yogyakarta, AMSI dan Meta Dorong Adaptasi AI di Redaksi AMSI Protes Pembatasan Konten Magdalene, Minta Dewan Pers Turun Tangan Donor Darah dan Skrining Diabetes di IKN, Perkuat Kesadaran Kesehatan

BERITA DAERAH · 12 Agu 2025 20:15 WITA ·

Meski Anggaran Terbatas, Disdikbud Kukar Tetap Jalankan Program Pelatihan Digital Guru Bersama SEAMEO SEAMOLEC


 Seluruh peserta pelatihan kompetensi digital bagi guru dan tenaga kependidikan, melakukan foto bersama usai pembukaan kegiatan. (Foto: Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Seluruh peserta pelatihan kompetensi digital bagi guru dan tenaga kependidikan, melakukan foto bersama usai pembukaan kegiatan. (Foto: Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Meski di tengah tekanan rasionalisasi anggaran yang sedang berlangsung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap berkomitmen melaksanakan program pelatihan kompetensi digital bagi guru dan tenaga kependidikan.

Bekerja sama dengan SEAMEO SEAMOLEC, pelatihan ini digelar selama tiga hari, 12–14 Agustus 2025, di Hotel Grand Fatma, Tenggarong. Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kukar, Pujianto, menyebut kegiatan ini menjadi salah satu prioritas yang dipertahankan meskipun anggaran daerah sedang mengalami pemangkasan besar-besaran.

“Sampai hari ini kami masih rapat rebutan anggaran, tapi kerja sama dengan SEAMOLEC ini tetap kami pertahankan. Minimal dua hingga tiga kegiatan akan kami jalankan tahun ini,” ujarnya saat membuka acara.

Menurut Pujianto, pelatihan ini penting karena mendukung transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.

Pelatihan ini diikuti 32 guru dan tenaga kependidikan pilihan dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga pendidikan kesetaraan. Mereka tergabung dalam komunitas belajar “Kukar Pintar Idaman” yang diharapkan dapat menjadi fasilitator untuk menyebarkan ilmu ke guru-guru lainnya.

“Peserta kami pilih secara selektif agar transfer pengetahuan bisa lebih cepat. Kuota pun kami atur seimbang antara laki-laki dan perempuan,” jelas Pujianto.

Pujianto menekankan, komitmen Bupati Kukar dalam mendorong transformasi digital tidak hanya diwujudkan lewat penyediaan infrastruktur, tetapi juga lewat peningkatan kapasitas guru agar siap mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata membekali guru dengan keterampilan digital, sehingga mereka mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan mutu pendidikan di Kukar,” pungkasnya. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar

10 April 2026 - 18:00 WITA

Kabel Semrawut Disorot DPRD Samarinda, Pansus Dorong Regulasi Penataan Utilitas

9 April 2026 - 17:00 WITA

Data Penduduk Tak Sinkron, Pansus DPRD Samarinda Minta Segera Dibedah Ulang

9 April 2026 - 16:00 WITA

Disdukcapil Samarinda Luruskan Data Penduduk, Tegaskan Pentingnya Administrasi Resmi

9 April 2026 - 15:00 WITA

Samarinda Berduka, Hj. Meiliana Tutup Usia Selasa Sore

7 April 2026 - 21:00 WITA

Kunjungan Melonjak, Pantai Biru Kersik Dipoles Jadi Destinasi Unggulan

6 April 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH