Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

IKN NUSANTARA · 25 Jan 2026 13:00 WITA ·

Mubes VII di IKN, Persekutuan Dayak Kaltim Perkuat Peran SDM Lokal dalam Pembangunan Nusantara


 Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Peran masyarakat adat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, secara langsung menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026).

Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi masyarakat Dayak Kalimantan Timur dalam menyongsong Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028. Forum tersebut juga menegaskan komitmen masyarakat adat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa PDKT memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sosial dan budaya di kawasan IKN. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan masyarakat Dayak terhadap pembangunan Nusantara.

“Saya berharap melalui Musyawarah Besar ke-VII ini, PDKT terus menjadi bagian dari langkah-langkah strategis pembangunan IKN. Secara pribadi, saya merasakan betul dukungan PDKT terhadap keberlanjutan dan kemajuan pembangunan Nusantara,” ujar Basuki.

Basuki juga mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen pegawai Otorita IKN berasal dari masyarakat Kalimantan Timur. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Otorita IKN dalam melibatkan masyarakat lokal secara aktif, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan.

Selain itu, Otorita IKN saat ini tengah mengembangkan kawasan pusat kebudayaan atau cultural center yang dirancang sebagai ruang publik bersama. Kawasan ini nantinya akan menjadi wadah ekspresi budaya sekaligus simbol keberagaman masyarakat Nusantara.

Sementara itu, Ketua Umum PDKT, Syaharie Jaang, menilai kehadiran IKN sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Dayak agar mampu bersaing dan berkontribusi secara optimal dalam pembangunan nasional.

“Dengan berpindahnya ibu kota ke Nusantara di Kalimantan, sesuai dengan tema hari ini, yakni mewujudkan Dayak berkualitas menuju Indonesia Emas, kita harus menyiapkan diri. Tanpa pendidikan kita akan terpinggirkan, dan tanpa kualitas kita tidak akan berarti apa-apa di daerah kita sendiri,” tegas Jaang.

Agenda Mubes ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas terselenggaranya Musyawarah Besar PDKT ke-VII. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDKT yang telah menyelenggarakan musyawarah besar ini. Kita semua mengetahui bahwa masyarakat Dayak merupakan salah satu etnis yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah dan pembangunan Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Syaharie Jaang, serta jajaran pengurus PDKT berfoto bersama usai pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) PDKT ke-VII di Multifunction Hall Kantor Bersama 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026). Dok. Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

Musyawarah Besar PDKT ke-VII diikuti ratusan peserta yang terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur. Rangkaian kegiatan Mubes juga dilanjutkan dengan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bagian dari kebersamaan dan penguatan nilai sosial budaya.

Melalui forum ini, Otorita IKN kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Nusantara secara inklusif dan berkeadilan, dengan masyarakat adat sebagai aktor utama pembangunan. Penguatan kualitas sumber daya manusia serta pelibatan aktif masyarakat lokal menjadi fondasi sosial dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan menuju 2028.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
© 2026

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN

11 Juli 2026 - 14:00 WITA

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

10 Juli 2026 - 16:00 WITA

Hari Doa Nasional 2026 Ukir Sejarah di IKN, Ratusan Umat Kristiani Doakan Bangsa

6 Juli 2026 - 09:00 WITA

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA