KUTAIPANRITA.ID, YOGYAKARTA — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama Meta menggelar workshop #NgobroldiMeta di ARTOTEL Suites Bianti, Kota Yogyakarta, pada 9–10 April 2026. Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar di luar Jakarta dan diikuti 15 pelaku media digital dari wilayah Jawa-DIY.
Mengusung tema “Serba-serbi AI: Tantangan dan Kebijakan di Platform Daring”, workshop ini membahas dampak perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), terhadap pola kerja di ruang redaksi.
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menegaskan pentingnya adaptasi media terhadap perubahan platform digital. “Kalau platform digital berubah, maka sudah seharusnya newsroom juga berubah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap kebijakan platform dan standar komunitas menjadi kunci agar distribusi konten lebih efektif dan tetap berkualitas.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto Sastro Atmojo. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk mendukung keberlanjutan media.
“Harapannya, jurnalis dan perusahaan media bisa menghasilkan karya yang relevan dan berdampak,” katanya.
Pada hari pertama, peserta mendapat pemahaman terkait pemanfaatan platform Meta, termasuk pentingnya akurasi, verifikasi, dan penanganan misinformasi. Sementara hari kedua diisi pelatihan praktis penggunaan berbagai tools AI untuk mendukung produksi jurnalisme yang lebih efektif dan berkualitas.
Sumber: Asosiasi Media Siber Indonesia @2026












