Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

BERITA DAERAH · 10 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar


 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026).

Helmi menyebut, penghentian tersebut diduga karena belum terpenuhinya standar pengelolaan, khususnya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat dari Badan Gizi Nasional.

“Kalau memang belum memenuhi syarat, tentu harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG sebagai program nasional mengutamakan kualitas, sehingga penghentian ini bukan bersifat permanen, melainkan memberi kesempatan untuk perbaikan.

“Ini bukan dihentikan total, tapi diberi ruang untuk memperbaiki dan memenuhi standar,” jelasnya.

Menurut Helmi, langkah ini merupakan bentuk pembinaan agar kualitas layanan dapur meningkat, sekaligus menjaga investasi para pelaku usaha. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah agar tidak berdampak buruk bagi lingkungan.

“Jangan sampai kegiatan yang tujuannya baik justru menimbulkan dampak negatif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Helmi menilai program MBG memiliki dampak besar, baik bagi pemenuhan gizi siswa maupun perekonomian lokal.

“Kalau berjalan baik, program ini bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan UMKM,” katanya.

Ia pun berharap adanya sinergi antara pengelola dapur dan pemerintah agar program MBG berjalan optimal. Selain itu, ia berharap Sekretaris Daerah yang baru dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPRD.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH