Menu

Mode Gelap
Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

BERITA DAERAH · 10 Apr 2026 18:00 WITA ·

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar


 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan kepada awak media terkait penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menanggapi penghentian sementara 12 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/4/2026).

Helmi menyebut, penghentian tersebut diduga karena belum terpenuhinya standar pengelolaan, khususnya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi syarat dari Badan Gizi Nasional.

“Kalau memang belum memenuhi syarat, tentu harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG sebagai program nasional mengutamakan kualitas, sehingga penghentian ini bukan bersifat permanen, melainkan memberi kesempatan untuk perbaikan.

“Ini bukan dihentikan total, tapi diberi ruang untuk memperbaiki dan memenuhi standar,” jelasnya.

Menurut Helmi, langkah ini merupakan bentuk pembinaan agar kualitas layanan dapur meningkat, sekaligus menjaga investasi para pelaku usaha. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah agar tidak berdampak buruk bagi lingkungan.

“Jangan sampai kegiatan yang tujuannya baik justru menimbulkan dampak negatif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Helmi menilai program MBG memiliki dampak besar, baik bagi pemenuhan gizi siswa maupun perekonomian lokal.

“Kalau berjalan baik, program ini bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan UMKM,” katanya.

Ia pun berharap adanya sinergi antara pengelola dapur dan pemerintah agar program MBG berjalan optimal. Selain itu, ia berharap Sekretaris Daerah yang baru dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah dan DPRD.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH