Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Usulkan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri DPRD Samarinda Dorong Venue Olahraga Jadi Mesin Baru Peningkatan PAD DPRD Samarinda Fasilitasi BPN dan Perusahaan Bahas Pendataan Jalan Konsesi Disporapar Samarinda Optimistis PAD 2026 Tercapai, Siapkan Kerja Sama Kelola Aset DLH Samarinda Matangkan Raperda RPPLH, Jadi Pedoman Perlindungan Lingkungan 30 Tahun ke Depan

IKN NUSANTARA · 22 Okt 2025 19:15 WITA ·

Otorita IKN Kembangkan Konsep Bangunan Gedung Cerdas Dengan Pemanfaatan Fitur AI


 Dihadiri oleh puluhan peserta, baik dari pegawai Otorita IKN maupun konsultan dan jasa penyedia konstruksi, sosialisasi Bangunan Gedung Cerdas (BGC) dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kemenko 1, KIPP Nusantara, Rabu (22/10/2025). Perbesar

Dihadiri oleh puluhan peserta, baik dari pegawai Otorita IKN maupun konsultan dan jasa penyedia konstruksi, sosialisasi Bangunan Gedung Cerdas (BGC) dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kemenko 1, KIPP Nusantara, Rabu (22/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Wujudkan Kota Cerdas Nusantara, mulai dari pemasangan multi-utility tunnel (MUT), keamanan siber, hingga kenalkan fitur artificial intelligence dalam perencanaan tata kota. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan sosialisasi Bangunan Gedung Cerdas (BGC) di Ruang Serbaguna Kemenko 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta, terdiri dari pegawai Otorita IKN, konsultan, dan kontraktor yang terlibat dalam pembangunan kawasan Nusantara. Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Fajar Santoso Hutahaean dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Yessi Arnaz Ferari dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Firdaus Kifli dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Deputi Bidang Transformasi Hidup dan Digital, Agung Indrajit, menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembangunan kota baru. “Pembangunan Nusantara diarahkan untuk memiliki daya saing global melalui penerapan elemen bangunan gedung cerdas,” ujarnya.

Agung pun menambahkan bahwa Otorita IKN saat ini terus mengembangkan teknologi dalam perencanaan tata kota dengan penggunaan AI, salah satunya terlihat dari fitur deteksi wajah masyarakat yang berada di Kawasan KIPP Nusantara.

Penerapan BGC di IKN diatur dalam Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN dan diperkuat oleh Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2023. Sistem ini menjadi fondasi dalam menciptakan efisiensi energi, keamanan siber, serta integrasi sistem teknologi kawasan.

Senada dengan hal tersebut, Fajar menambahkan bahwa penerapan konsep BGC di IKN akan menjadi percontohan dalam penerapan efisiensi energi nasional.

“Tentu saja, nilai yang kita harapkan dengan adanya BGC ini, yaitu dapat menghasilkan 60% efisiensi energi dari kawasan Nusantara,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dokumen sertifikasi dan penilaian bagi setiap penyedia jasa yang terlibat dalam pembangunan kawasan Nusantara.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun kota yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga cerdas secara sistem, efisien dalam energi, dan aman secara digital, sejalan dengan visi Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA