Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 19 Jul 2026 18:30 WITA ·

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan


 Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian Hasriarto (37), nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltim. Perbesar

Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian Hasriarto (37), nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltim.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), nelayan asal Desa Muara Badak Ulu yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih belum membuahkan hasil. Hingga hari ketiga operasi, Minggu (19/7/2026), Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian.

Operasi diawali dengan briefing untuk menyusun strategi penyisiran. Tim kemudian membagi area pencarian seluas 119 nautical mile persegi (NM²) ke dalam tiga sektor. Penyisiran dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat milik TNI AL dan Polairud, serta didukung peralatan SAR air, komunikasi, medis, dan penyelaman.

Korban diketahui berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WITA. Sejak dilaporkan hilang, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Dwi Adi Wibowo, mengatakan seluruh sektor yang telah direncanakan berhasil disisir, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian akan kami lanjutkan pada operasi hari keempat dengan evaluasi sesuai kondisi di lapangan,” kata Dwi.

Menurutnya, pencarian terkendala arus laut yang cukup kuat dan angin kencang sehingga memperlambat proses penyisiran. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengutamakan aspek keselamatan selama operasi berlangsung.

Operasi ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kalimantan Timur, BPBD Kutai Kartanegara, Potensi SAR Muara Badak, serta keluarga korban yang turut mendampingi proses pencarian.

Setelah operasi dihentikan sementara pada pukul 18.20 WITA, seluruh personel melakukan evaluasi di Pos TNI AL Muara Badak. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (20/7/2026) dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan guna memperbesar peluang menemukan korban.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH