Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 19 Jul 2026 18:30 WITA ·

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan


 Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian Hasriarto (37), nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltim. Perbesar

Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian Hasriarto (37), nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltim.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Upaya pencarian terhadap Hasriarto (37), nelayan asal Desa Muara Badak Ulu yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih belum membuahkan hasil. Hingga hari ketiga operasi, Minggu (19/7/2026), Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian.

Operasi diawali dengan briefing untuk menyusun strategi penyisiran. Tim kemudian membagi area pencarian seluas 119 nautical mile persegi (NM²) ke dalam tiga sektor. Penyisiran dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat milik TNI AL dan Polairud, serta didukung peralatan SAR air, komunikasi, medis, dan penyelaman.

Korban diketahui berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WITA. Sejak dilaporkan hilang, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Dwi Adi Wibowo, mengatakan seluruh sektor yang telah direncanakan berhasil disisir, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian akan kami lanjutkan pada operasi hari keempat dengan evaluasi sesuai kondisi di lapangan,” kata Dwi.

Menurutnya, pencarian terkendala arus laut yang cukup kuat dan angin kencang sehingga memperlambat proses penyisiran. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengutamakan aspek keselamatan selama operasi berlangsung.

Operasi ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kalimantan Timur, BPBD Kutai Kartanegara, Potensi SAR Muara Badak, serta keluarga korban yang turut mendampingi proses pencarian.

Setelah operasi dihentikan sementara pada pukul 18.20 WITA, seluruh personel melakukan evaluasi di Pos TNI AL Muara Badak. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (20/7/2026) dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan guna memperbesar peluang menemukan korban.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH