Menu

Mode Gelap
Pemancing Jatuh Saat Badai di Perairan Balikpapan, Tim SAR Lakukan Pencarian Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa S1 untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Temukan Ketidaksesuaian Izin Saat Sidak Bersama DPRD Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Perizinan Jadi Sorotan Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tenggarong, Empat Pelaku Ditangkap

IKN NUSANTARA · 31 Jul 2025 08:15 WITA ·

Perkuat Tata Kelola Pertanahan, Otorita IKN Gelar Rapat Koordinasi dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT)


 Perkuat Tata Kelola Pertanahan, Otorita IKN Gelar Rapat Koordinasi dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Dalam upaya menciptakan ekosistem pertanahan yang mendukung pembangunan kota yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Delineasi IKN pada Rabu (30/07/2025). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Otorita IKN untuk membangun tata kelola lahan yang kuat, terintegrasi, dan berpihak pada kepentingan jangka panjang seluruh pemangku kepentingan di Nusantara.

Rapat diawali dengan penyampaian aspirasi dari IPPAT, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai regulasi terbaru, yaitu Peraturan Kepala (Perka) Otorita IKN Nomor 6 Tahun 2025 yang menggantikan Perka Nomor 12 Tahun 2023 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pertanahan di IKN. Selain itu, turut dibahas isu-isu strategis guna menyelaraskan pemahaman terhadap dinamika pertanahan yang berkembang.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, memaparkan mengenai tata kelola pertanahan sesuai Peraturan Kepala (Perka) Otorita IKN yang baru untuk 9 Wilayah Perencanaan (WP) di IKN.

“Berdasarkan Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 6 Tahun 2025, pihak penjual tanah yang tanahnya berada dalam 9 WP wajib menawarkan terlebih dahulu kepada Otorita IKN. Apabila tanah tersebut tidak dibutuhkan oleh Otorita, maka penjualan tanah dapat dilakukan kepada masyarakat, dengan catatan tetap harus disertai rekomendasi dari Otorita IKN. Sementara itu, untuk tanah yang berada di luar sembilan WP tersebut, transaksi penjualan dapat langsung dilakukan, namun tetap memerlukan rekomendasi dari Otorita IKN.” jelas Mia.

Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengharapkan diskusi ini bisa menjadi wadah kolaborasi antara Otorita IKN dengan IPATT.

“Mudah-mudahan dari diskusi ini kita bisa mencapai kesepakatan bersama tentang apa yang harus dilakukan, dan semuanya tentu ada aturannya,” ujar Basuki.

Pada kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Badan Pertanahan Nasional Kalimantan Timur, Kantor Pertanahan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pertanahan yang progresif, terintegrasi, dan berpihak pada kepastian hukum. Kolaborasi erat dengan IPPAT dan instansi pertanahan di daerah menjadi landasan penting dalam menciptakan ekosistem pertanahan yang mendukung transformasi Nusantara sebagai ibu kota masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribuan Jamaah Padati Masjid Negara IKN, Nuzulul Quran Serukan Harmoni Alam dan Perdamaian

8 Maret 2026 - 14:30 WITA

Safari Ramadan Otorita IKN Sambangi Warga, Aspirasi Air Bersih hingga Akses Tol Mengemuka

6 Maret 2026 - 14:00 WITA

Perwakilan Kedutaan Austria Kunjungi IKN, Jajaki Peluang Kolaborasi Teknologi dan Pembangunan Kota Masa Depan

5 Maret 2026 - 17:00 WITA

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

3 Maret 2026 - 16:00 WITA

Pengurus KADIN Kaltim Resmi Dilantik di IKN, Siap Dorong Ekonomi Daerah

2 Maret 2026 - 22:00 WITA

Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan Dukungan Forest City, RHL IKN Capai 1.805 Hektare dan Perhutanan Sosial Diperkuat

1 Maret 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA