Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 1 Sep 2025 16:15 WITA ·

Program Bantuan Sekolah Kukar Dorong Ekonomi Lokal, Penjahit Daerah Ikut Dilibatkan


 Pemberian Bantuan Secara Simbolis oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Pemberian Bantuan Secara Simbolis oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Peluncuran program bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa PAUD, SD, hingga SMP di Kutai Kartanegara bukan hanya memberi manfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Pemkab Kukar mendorong agar pengadaan perlengkapan sekolah, khususnya seragam, dapat melibatkan penjahit di daerah.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa keberadaan program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan siswa, tetapi juga memberi dampak ekonomi secara nyata.

“Kami ingin manfaatnya berlapis. Anak-anak kita mendapatkan fasilitas layak, sementara para pelaku usaha lokal ikut bergerak,” ujarnya dalam launching di panggung utama Expo Erau 2025, Tenggarong, Minggu (28/9/2025).

Menurut Aulia, sekolah dapat bekerja sama dengan penjahit di sekitar wilayah masing-masing agar penyaluran bantuan seragam lebih cepat sekaligus membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kalau sekolah-sekolah bisa menggandeng penjahit lokal, maka perputaran ekonomi akan kembali ke masyarakat kita sendiri,” tambahnya.

Program bantuan perlengkapan sekolah tahun ini dialokasikan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dengan pola penyaluran dana tunai. Mekanisme tersebut memberi keleluasaan kepada sekolah untuk membeli perlengkapan sesuai kebutuhan siswa, termasuk seragam, tas, sepatu, hingga perlengkapan olahraga.

Adapun besaran bantuan yang diberikan yakni Rp1,2 juta untuk siswa PAUD, Rp1,5 juta untuk siswa SD, dan Rp1,8 juta untuk siswa SMP. Alokasi dana ini diprioritaskan agar seluruh siswa memiliki perlengkapan sekolah yang layak tanpa ada perbedaan mencolok.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyebut bahwa strategi ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Program ini harus memberikan manfaat ganda. Selain pendidikan terbantu, masyarakat juga mendapat efek ekonomi,” katanya.

Thauhid menambahkan, penjahit lokal berpeluang besar mendapatkan orderan dari sekolah-sekolah yang menerima bantuan. Dengan demikian, pelaku UMKM di bidang konveksi juga ikut merasakan dampak positif dari program ini.

Ia menilai sinergi pendidikan dan ekonomi kerakyatan adalah kunci keberhasilan visi Pemkab Kukar dalam membangun daerah.

“Kalau semua pihak dilibatkan, program bantuan tidak hanya selesai di angka penyaluran, tetapi benar-benar terasa di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah menargetkan program bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi agenda berkelanjutan. Evaluasi rutin akan dilakukan agar manfaatnya semakin besar, baik bagi siswa maupun perekonomian daerah.

Dengan langkah ini, Pemkab Kukar berharap pendidikan dapat terus tumbuh sejajar dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga tercipta pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH