Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 09:30 WITA ·

Samri Ingatkan Makna Hari Kartini Harus Tetap Proporsional


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional dan tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), Samri menyampaikan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kerap dimaknai kurang tepat di tengah masyarakat.

“Kalau semua hal dikaitkan dengan Kartini tanpa melihat konteksnya, itu bisa melenceng dari makna awal perjuangan beliau,” ujarnya.

Ia menilai, tidak semua aktivitas perempuan di ruang publik dapat langsung dianggap sebagai representasi perjuangan Kartini. Pemahaman yang terlalu luas justru berpotensi mengaburkan esensi perjuangan tersebut.

Menurut Samri, perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga, khususnya sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan masa depan generasi.

“Perempuan punya peran penting dalam mencetak generasi muda. Peran ini tidak boleh diabaikan,” katanya.

Ia juga menyoroti dinamika sosial yang terjadi saat ini, di mana dalam beberapa kondisi terjadi pergeseran peran dalam keluarga. Fenomena perempuan menjadi pencari nafkah utama, sementara laki-laki tidak menjalankan tanggung jawabnya, dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Perempuan boleh berkontribusi dalam ekonomi keluarga, tetapi harus tetap ada keseimbangan peran,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Kartini, Samri berharap masyarakat dapat merefleksikan nilai-nilai perjuangan perempuan secara bijak, dengan tetap menjaga harmoni dalam keluarga dan kehidupan sosial.

 

Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Program KB Gratis Sepi Peminat di Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Sosialisasi

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH