Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 09:30 WITA ·

Samri Ingatkan Makna Hari Kartini Harus Tetap Proporsional


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional dan tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), Samri menyampaikan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kerap dimaknai kurang tepat di tengah masyarakat.

“Kalau semua hal dikaitkan dengan Kartini tanpa melihat konteksnya, itu bisa melenceng dari makna awal perjuangan beliau,” ujarnya.

Ia menilai, tidak semua aktivitas perempuan di ruang publik dapat langsung dianggap sebagai representasi perjuangan Kartini. Pemahaman yang terlalu luas justru berpotensi mengaburkan esensi perjuangan tersebut.

Menurut Samri, perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga, khususnya sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan masa depan generasi.

“Perempuan punya peran penting dalam mencetak generasi muda. Peran ini tidak boleh diabaikan,” katanya.

Ia juga menyoroti dinamika sosial yang terjadi saat ini, di mana dalam beberapa kondisi terjadi pergeseran peran dalam keluarga. Fenomena perempuan menjadi pencari nafkah utama, sementara laki-laki tidak menjalankan tanggung jawabnya, dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Perempuan boleh berkontribusi dalam ekonomi keluarga, tetapi harus tetap ada keseimbangan peran,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Kartini, Samri berharap masyarakat dapat merefleksikan nilai-nilai perjuangan perempuan secara bijak, dengan tetap menjaga harmoni dalam keluarga dan kehidupan sosial.

 

Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH