Menu

Mode Gelap
Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius Perguruan Tinggi Se-Kalimantan Bersinergi di IKN, Siapkan Generasi Unggul untuk Indonesia Emas 2045 Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 09:30 WITA ·

Samri Ingatkan Makna Hari Kartini Harus Tetap Proporsional


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional dan tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), Samri menyampaikan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kerap dimaknai kurang tepat di tengah masyarakat.

“Kalau semua hal dikaitkan dengan Kartini tanpa melihat konteksnya, itu bisa melenceng dari makna awal perjuangan beliau,” ujarnya.

Ia menilai, tidak semua aktivitas perempuan di ruang publik dapat langsung dianggap sebagai representasi perjuangan Kartini. Pemahaman yang terlalu luas justru berpotensi mengaburkan esensi perjuangan tersebut.

Menurut Samri, perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga, khususnya sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan masa depan generasi.

“Perempuan punya peran penting dalam mencetak generasi muda. Peran ini tidak boleh diabaikan,” katanya.

Ia juga menyoroti dinamika sosial yang terjadi saat ini, di mana dalam beberapa kondisi terjadi pergeseran peran dalam keluarga. Fenomena perempuan menjadi pencari nafkah utama, sementara laki-laki tidak menjalankan tanggung jawabnya, dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Perempuan boleh berkontribusi dalam ekonomi keluarga, tetapi harus tetap ada keseimbangan peran,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Kartini, Samri berharap masyarakat dapat merefleksikan nilai-nilai perjuangan perempuan secara bijak, dengan tetap menjaga harmoni dalam keluarga dan kehidupan sosial.

 

Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Setengah Abad PPKP Ribathul Khail, Dari Tradisi Pesantren Menuju Kebangkitan Generasi

9 Mei 2026 - 13:00 WITA

Dishub Samarinda Tegaskan Penertiban Parkir Pelajar Demi Keselamatan di Jalan Raya

9 Mei 2026 - 12:00 WITA

Viktor Yuan Minta Dishub Bijak Tertibkan Kendaraan Pelajar di Area Rumah Warga

9 Mei 2026 - 11:00 WITA

Viktor Yuan Minta Revitalisasi Pasar Segiri Dipersiapkan Matang

9 Mei 2026 - 10:00 WITA

Viktor Yuan Nilai KalaFest 2026 Jadi Ajang Strategis Promosi UMKM Kaltim

9 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Lantik 19 Pejabat, Tekankan Reformasi ASN dan Layanan Kesehatan 24 Jam

8 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH