Menu

Mode Gelap
Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 15:15 WITA ·

Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR)


 Sekda Kukar Hadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri Deklarasi Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR), pada Kamis (17/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pondopo Odah Etam Tenggarong ini, juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI), para Pejabat Pemkab Kukar, Camat, dan Kepala Desa, hingga tamu undangan lainnya.

Dalam deklarasi ini, ada tiga SPR yang diperkenalkan, yaitu Sekolah Peternakan Rakyat SPR-1111 Jaya Makmur bersama dari Kecamatan Muara Badak, Sekolah Perikanan Rakyat SPR-0009 Rumina, dan Sekolah Pertanian Rakyat Maju Bersama dari Kecamatan Loa Kulu.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan apresiasi kepada Yayasan KBBI atas inisiatif dan dukungannya dalam peningkatan kualitas SDM, penguatan kelembagaan lokal, serta penciptaan ekosistem usaha rakyat yang tangguh di bidang pertanian dalam arti luas melalui program SPR.

“Minimnya keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kendala utama. Melalui SPR ini, kita berharap lahir generasi muda yang tangguh, bersemangat, dan mampu menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan di desa-desa,” ujarnya.

Program SPR ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya dalam percepatan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas.

SPR melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan dan menargetkan peningkatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat secara nyata.

Saat ini, total peserta aktif dalam program SPR berjumlah 27 orang, mewakili masing-masing subsektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dengan hadirnya Sekolah Pemberdayaan Rakyat, diharapkan muncul para pelaku muda yang mampu menjadi motor penggerak sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di daerah.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH