Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 08:30 WITA ·

Seluruh Korban Ferry Tenggelam di Kutai Barat Ditemukan


 Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI BARAT – Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan bersama unsur Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat, berhasil menuntaskan operasi pencarian korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal yang mengangkut 28 penumpang itu mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

Dari total penumpang, 20 orang dinyatakan selamat dan 8 orang ditemukan meninggal dunia.

Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan metode penyisiran di permukaan air, observasi sekitar lokasi, serta penyelaman oleh tim khusus dari Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di titik yang berbeda, berjarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal. Korban terakhir atas nama Pendy (30) ditemukan pukul 22.19 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar.

Upaya penyelaman sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, namun tim tetap melanjutkan penyisiran di permukaan hingga malam hari. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud, BPBD Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, serta masyarakat sekitar. Sejumlah alat utama SAR seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam turut digunakan selama pencarian.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH