Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 08:30 WITA ·

Seluruh Korban Ferry Tenggelam di Kutai Barat Ditemukan


 Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal dengan 28 penumpang ini dilaporkan mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI BARAT – Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan bersama unsur Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat, berhasil menuntaskan operasi pencarian korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal yang mengangkut 28 penumpang itu mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.

Dari total penumpang, 20 orang dinyatakan selamat dan 8 orang ditemukan meninggal dunia.

Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan metode penyisiran di permukaan air, observasi sekitar lokasi, serta penyelaman oleh tim khusus dari Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di titik yang berbeda, berjarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal. Korban terakhir atas nama Pendy (30) ditemukan pukul 22.19 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar.

Upaya penyelaman sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, namun tim tetap melanjutkan penyisiran di permukaan hingga malam hari. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud, BPBD Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, serta masyarakat sekitar. Sejumlah alat utama SAR seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam turut digunakan selama pencarian.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH