KUTAIPANRITA.ID, KUTAI BARAT – Tim SAR Gabungan dari Basarnas Balikpapan bersama unsur Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat, berhasil menuntaskan operasi pencarian korban kapal ferry yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat. Kapal yang mengangkut 28 penumpang itu mengalami kecelakaan di Sungai Mahakam pada awal pekan ini.
Dari total penumpang, 20 orang dinyatakan selamat dan 8 orang ditemukan meninggal dunia.
Pada hari kedua operasi, Rabu (12/11), tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan metode penyisiran di permukaan air, observasi sekitar lokasi, serta penyelaman oleh tim khusus dari Basarnas dan Brimob Pas Pelopor 2.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban ditemukan di titik yang berbeda, berjarak antara 100 meter hingga 13 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal. Korban terakhir atas nama Pendy (30) ditemukan pukul 22.19 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar.
Upaya penyelaman sempat dihentikan karena arus sungai yang deras, namun tim tetap melanjutkan penyisiran di permukaan hingga malam hari. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing.
Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas Balikpapan, Polres Kutai Barat, Brimob Kompi 2, Polairud, BPBD Kaltim dan Kutai Barat, Dinas Perhubungan, TNI, serta masyarakat sekitar. Sejumlah alat utama SAR seperti rubber boat, speedboat, drone thermal, dan peralatan selam turut digunakan selama pencarian.
Sumber: Basarnas Kaltim @2025












