Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 16 Mei 2025 14:15 WITA ·

Semarak Hardiknas 2025: MTQ SMP Kukar Jadi Wujud Nyata Gerakan Etam Mengaji


 Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno, saat membuka lomba MTQ tingkat SMP se-Kutai Kartanegara. (Indirwan/KutaiPanrita.id) Perbesar

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno, saat membuka lomba MTQ tingkat SMP se-Kutai Kartanegara. (Indirwan/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dimanfaatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menguatkan nilai-nilai religius melalui Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMP.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung LPTQ Tenggarong, dengan partisipasi 25 sekolah dari 162 SMP se-Kukar, pada Jumat (16/05/2025).

Lomba ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah diatur dalam Peraturan Daerah dan menjadi ciri khas pendidikan berbasis nilai di Kukar.

“MTQ ini sejalan dengan Perda GEMA. Ini bukan hanya perlombaan, tapi wujud nyata dari komitmen kita membumikan Al-Qur’an di kalangan pelajar,” ujar Plt Sekretaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno.

Menurut Joko Sampurno, GEMA tidak hanya program simbolis, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat identitas spiritual dan karakter peserta didik.

“Kami ingin menjadikan pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Inilah esensi Hardiknas yang sebenarnya,” tegasnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Meskipun hanya sebagian sekolah yang bisa ikut karena keterbatasan teknis, semangat yang ditunjukkan para siswa dan guru pendamping menggambarkan kuatnya dukungan terhadap pendidikan bernuansa keislaman di Kukar.

Joko Sampurno juga berharap ke depan partisipasi sekolah dapat ditingkatkan, serta lomba-lomba berbasis keagamaan lainnya bisa digelar secara berkelanjutan di semua jenjang pendidikan.

“Semoga GEMA bukan hanya slogan, tapi benar-benar menjadi budaya belajar dan hidup sehari-hari,” tutupnya.

MTQ ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi simbol bahwa pendidikan di Kukar berpijak pada keseimbangan antara ilmu, iman, dan akhlak. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH