Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 11 Agu 2026 16:00 WITA ·

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027


 Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyebut pembahasan rancangan APBD 2027 masih berada pada tahap KUA. DPRD bersama TAPD kini menyusun arah kebijakan dan prioritas belanja sebelum pembahasan memasuki tahap lebih rinci. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyebut pembahasan rancangan APBD 2027 masih berada pada tahap KUA. DPRD bersama TAPD kini menyusun arah kebijakan dan prioritas belanja sebelum pembahasan memasuki tahap lebih rinci. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda diperkirakan akan lebih selektif menentukan program pembangunan pada 2027 menyusul tekanan fiskal akibat berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut berpotensi membatasi ruang anggaran, khususnya untuk pembangunan fisik baru berskala besar.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan rancangan APBD 2027 saat ini masih berada pada tahap Kebijakan Umum Anggaran (KUA). DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih menyusun arah kebijakan dan prioritas belanja sebelum masuk ke pembahasan yang lebih rinci.

Menurut Rohim, dari pembahasan awal terlihat Pemkot Samarinda belum menempatkan pembangunan fisik baru bernilai besar sebagai prioritas. Pemerintah lebih diarahkan menyelesaikan proyek yang sudah berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Fokusnya sementara menyelesaikan yang sudah berjalan,” ujar Rohim, Selasa (11/8/2026).

Salah satu proyek yang turut menjadi perhatian ialah rencana Teras Samarinda Tahap III. Rohim menyebut proyek tersebut belum masuk pembahasan khusus Komisi III bersama Pemkot karena pembahasan APBD masih berada pada tahap awal.

Namun, belum dibahasnya proyek tersebut bukan berarti pembangunan dipastikan dihentikan. Kepastian mengenai kelanjutannya baru dapat terlihat ketika pembahasan memasuki tahap Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), saat kebutuhan setiap program mulai dibandingkan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Belum ada keputusan soal tahap ketiga,” katanya.

Rohim menjelaskan, apabila Teras Samarinda Tahap III kembali diusulkan dalam APBD 2027, DPRD akan menghitung kebutuhan anggaran, manfaat program, serta kemampuan APBD. Pertimbangan tersebut diperlukan agar proyek bernilai besar tidak mengganggu pembiayaan pelayanan dasar dan program prioritas lainnya.

Menurutnya, berkurangnya TKD membuat pemerintah harus lebih berhati-hati membuka proyek baru. Setiap pembangunan harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

DPRD juga akan mencermati keberlanjutan proyek yang sudah berjalan agar tidak menimbulkan beban pembiayaan di kemudian hari. Program pembangunan akan diprioritaskan berdasarkan urgensi, manfaat, dan kemampuan keuangan daerah.

Rohim memastikan Komisi III akan terus mengikuti pembahasan APBD 2027 hingga tahap berikutnya. Ia menegaskan, keputusan mengenai Teras Samarinda Tahap III masih menunggu hasil pembahasan anggaran secara menyeluruh.

“Semua tergantung kemampuan fiskal,” pungkasnya.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH