KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kunjungan ke Museum Mulawarman di Tenggarong mengalami peningkatan signifikan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata sejarah dan edukasi di Kalimantan Timur.
Tour guide Museum Mulawarman, Kasran, mengungkapkan bahwa pada hari biasa jumlah pengunjung berkisar antara 100 hingga 150 orang. Sementara itu, pada akhir pekan jumlahnya meningkat hingga sekitar 500 orang.
Ia menambahkan, lonjakan paling tinggi terjadi setelah Lebaran, dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.000 orang dalam satu hari. “Pengunjung datang dari berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara, untuk melihat langsung peninggalan kerajaan tertua di Indonesia,” ujar Kasran, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, tingginya minat tersebut tidak lepas dari daya tarik Museum Mulawarman yang merupakan bekas istana Kesultanan Kutai dan memiliki nilai sejarah tinggi. Bangunan yang didirikan pada 1935 dan selesai pada 1938 ini pernah ditempati Sultan Kutai ke-19 sebelum akhirnya difungsikan sebagai museum.
Selain itu, berbagai koleksi unggulan seperti prasasti Yupa, lambang Lembuswana, hingga singgasana sultan menjadi magnet utama bagi para pengunjung.
Pengelola berharap Museum Mulawarman dapat terus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya pelajar, dalam mempelajari sejarah dan budaya Kalimantan Timur.
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026












