Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

NASIONAL · 19 Agu 2025 14:15 WITA ·

Wamendiktisaintek ajak dosen libatkan mahasiswa saat melakukan riset


 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/8/2025). ANTARA/Ananto Pradana Perbesar

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/8/2025). ANTARA/Ananto Pradana

“Paling penting sekali yakni bagaimana mahasiswa dapat berpartisipasi di dalam kegiatan riset yang dilakukan oleh dosen”

 

KUTAIPANRITA.ID, JAWA TIMUR – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengajak para dosen membuka ruang yang luas bagi mahasiswa untuk terlibat di dalam pelaksanaan riset.

“Paling penting sekali yakni bagaimana mahasiswa dapat berpartisipasi di dalam kegiatan riset yang dilakukan oleh dosen,” kata Wamendiktisaintek Stella Christie saat ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Menurut dia, kegiatan riset menjadi wadah yang baik karena akan mengasah pemikiran kritis dan membangun kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan.

Dua hal itu, lanjutnya, bersifat penting bagi para mahasiswa dalam menapaki masa depan. Sebab pemikiran kritis dan kemampuan mengambil keputusan akan dibutuhkan di dalam dunia kerja.

“Mahasiswa juga akan terlatih dalam mengatur waktu. Tadi saya memperlihatkan kalau secara pragmatis hal tersebut yang diinginkan oleh para pemberi pekerja, itu berdasarkan data,” ujar Wamendiktisaintek Stella.

Keterlibatan mahasiswa di dalam tim riset, menurutnya, bisa meringankan beban kerja para dosen karena adanya pembagian tugas. Dari pola tersebut diyakininya akan mampu menghasilkan riset berkualitas, bukan hanya terpaku pada berapa banyak seorang dosen menghasilkan sebuah riset dalam setiap tahun.

Apalagi, kata dia, beberapa waktu ini terdapat 13 kampus di Indonesia masuk daftar dalam hasil riset diragukan berdasarkan Research Integirty Risk Index 2024.

“Ini adalah suatu kejadian atau ekosistem yang belum optimal. Memang kami sudah memperbaiki apa sebenarnya yang diharuskan, misalnya indikator kinerja utama dari universitas atau beban kerja dosen yang membuat dosen bisa menghasilkan (riset) secara kualitas bukan kuantitas,” ucap Wamendiktisaintek Stella.

Terkait dana riset, pihaknya berupaya untuk terus menggalang dengan melibatkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta. Kemudian, terdapat skema dana riset yang dikhususkan, yakni co-founding.

“Jadi, dana riset seluruhnya untuk peneliti, tetapi harus 15 persen dari perusahaan dan 85 persen dari kementerian,” kata Wamendiktisaintek Stella.

Pada kesempatan itu, dia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melakukan pemetaan terhadap kebutuhan riset pada bidang yang ada, salah satu menyangkut industri.

“Misalnya PLN butuh pembangkit listrik berdasarkan air, bukan air besar tetapi kecil. Kebutuhan industri itu kami petakan, lalu dilempar ke para peneliti di universitas agar mereka bisa memasukkan proposal,” tutur Wamendiktisaintek Stella Christie.

Sumber: www.antaranews.com

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri

13 Desember 2025 - 21:00 WITA

Koalisi Damai Gelar Editor Meeting untuk Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM

12 Desember 2025 - 19:00 WITA

Wakapolri Luncurkan Program Pelayanan Pengaduan Reserse

12 Desember 2025 - 17:00 WITA

Masukan AMSI untuk Komite Percepatan Reformasi Polri

27 November 2025 - 20:30 WITA

Perkuat Tata Kelola Keselamatan Bahan Peledak, PT Pertamina Hulu Mahakam Jadi Tuan Rumah Forkomex 2025

27 November 2025 - 19:30 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Dukungan Politik untuk Percepatan Pembangunan Nusantara dan Pemindahan ASN

26 November 2025 - 09:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA